Posted in

Warga Khawatirkan Pergeseran Tanah yang Ancam Pemukiman Longsor

Passive voice: 27.3% of the sentences contain passive voice, which is more than the recommended maximum of 10%. Try to use their active counterparts. Sentence length: 63.6% of the sentences contain more than 20 words, which is more than the recommended maximum of 25%. Try to shorten the sentences.

LEBAK, ArtistikNews.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cihara selama beberapa hari terakhir memicu pergerakan tanah di Kampung Mekarsari RT 02 RW 01, Desa Mekarsari, Kabupaten Lebak, Banten. Lokasi pergeseran tanah berada sangat dekat dengan permukiman warga. Kejadian ini pertama kali terlihat pada Jumat (20/12/2024).

Sarudin, salah satu warga, menjelaskan bahwa tanah mulai bergerak sejak sepekan lalu dan kondisinya terus berubah hingga hari ini. Ia merasa khawatir karena jarak titik longsor hanya sekitar satu meter dari rumahnya.

“Saya benar-benar cemas. Saat musim hujan seperti ini, tanah semakin amblas dan pondasi rumah saya sudah terlihat,” ujarnya.

RT dan Pemdes Sudah Cek Lokasi

Ketua RT setempat, Samar, menuturkan bahwa ia langsung mengecek lokasi setelah menerima laporan dari warga. Setelah melihat kondisi tanah yang bergeser cukup jauh, ia segera menghubungi Kepala Desa Mekarsari.

“Saya langsung menuju lokasi. Ternyata pergeseran tanah cukup serius. Saya sudah melaporkannya kepada Kepala Desa, dan beliau langsung turun mengecek seluruh area yang terdampak,” terang Samar.

Warga Lain Juga Merasa Cemas

Herman, warga lainnya yang tinggal tidak jauh dari titik pergerakan tanah, menyampaikan kekhawatirannya. Ia takut kejadian lebih besar terjadi terutama saat malam hari ketika warga sedang tertidur.

“Saya semakin takut kalau hujan turun malam-malam. Tanah di dekat rumah saya sudah ambles hampir dua meter. Lumbung padi saya juga makin miring setiap hari,” ungkapnya.

Harapan Warga: Pemerintah Segera Tangani Ancaman Longsor

Herman menambahkan bahwa warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan sebelum kondisi semakin buruk.

“Kami berharap ada langkah cepat dari pemerintah agar tidak terjadi kerugian materi bahkan korban jiwa. Lokasinya sangat dekat dengan rumah warga. Kami benar-benar butuh penanggulangan segera,” tegasnya.

(Dhee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page