LEBAK,ArtistikNews.com – Kepemimpinan Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya kembali mendapat sorotan dari kalangan masyarakat. Kali ini, apresiasi datang dari Aliansi Mahasiswa, Pemuda, dan Rakyat Citorek (AMPRAK Citorek) yang menilai arah kebijakan pembangunan daerah menunjukkan adanya komitmen terhadap keterbukaan serta pemerataan pembangunan, khususnya pada sektor infrastruktur pedesaan.
Ketua AMPRAK Citorek, Fauzi Nurholiq, menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu terakhir pihaknya melihat adanya ruang komunikasi yang relatif terbuka antara pemerintah daerah dengan masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa, pemuda, maupun warga di wilayah Citorek.
“Kami melihat Bupati Lebak sebagai sosok pemimpin yang terbuka terhadap masukan dan kritik dari masyarakat. Ruang komunikasi antara pemerintah daerah dengan berbagai elemen masyarakat masih berjalan dengan baik,” ujar Fauzi, Rabu, 11 Maret 2026.
Menurut Fauzi, keterbukaan dalam komunikasi menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Ia menilai, ketika masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, maka partisipasi dalam pembangunan daerah juga dapat tumbuh secara lebih aktif.
Selain menyoroti aspek komunikasi, AMPRAK Citorek juga memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur dasar yang saat ini menjadi fokus pemerintah daerah, terutama pembangunan dan perbaikan jalan desa di sejumlah wilayah pedesaan di Kabupaten Lebak.
“Perbaikan dan pembangunan jalan desa memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Mobilitas warga menjadi lebih lancar, distribusi hasil pertanian lebih mudah, serta akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan juga semakin terbuka,” katanya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur desa memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Di sisi lain, Fauzi juga menyinggung capaian Pemerintah Kabupaten Lebak dalam bidang tata kelola pemerintahan, salah satunya melalui penghargaan Predikat Sangat Baik dalam Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Tahun 2025 yang berhasil diraih pemerintah daerah.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Lebak dalam ajang Gebyar Apresiasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Banten yang digelar di Pendopo Gubernur Banten di Kota Serang pada Kamis (18/12/2025) lalu.
Dalam penilaian tersebut, Kabupaten Lebak dinilai memenuhi sejumlah indikator penting dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan program, hingga pertanggungjawaban anggaran yang menitikberatkan pada prinsip transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas belanja daerah.
Sementara itu, salah seorang warga Citorek, Ahmad (45), mengaku mulai merasakan dampak dari pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah daerah, khususnya pada perbaikan akses jalan desa yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.
“Kami sebagai masyarakat tentu berharap pembangunan terus berlanjut. Ketika akses jalan diperbaiki, aktivitas warga menjadi lebih mudah, terutama untuk membawa hasil pertanian dan keperluan lainnya,” ujar Ahmad.
Ia berharap pembangunan infrastruktur dapat terus dilanjutkan secara bertahap dan merata hingga menjangkau wilayah-wilayah yang masih membutuhkan peningkatan akses dasar.
Secara umum, pembangunan jalan desa yang dilakukan secara bertahap dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi serta mempermudah akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan.
Dengan dukungan berbagai pihak serta keberlanjutan program pembangunan yang ada, Kabupaten Lebak diharapkan mampu terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai wilayah.
(Red).
