LEBAK, ArtistikNews.com – Pemerintah Desa Sindangwangi, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk membahas Rancangan Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2025, Senin (31/8/2024). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balai Desa mulai pukul 09.00 WIB dan berjalan dengan suasana yang tertib.
Pada kesempatan itu, Musdes menghadirkan Kepala Desa Aup Ma’rup bersama perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), RT/RW, kader PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, Pendamping Lokal Desa, serta perwakilan Kecamatan Muncang. Selain itu, Camat Muncang juga mengutus Kaspem Asikin Widi Jatnika, Kasi Umpeg, dan sejumlah staf kecamatan untuk mengikuti jalannya pembahasan.
Dalam sambutannya, Kades Aup Ma’rup menegaskan bahwa penyusunan RKPDes merupakan agenda rutin setiap pertengahan tahun. Ia kemudian menjelaskan bahwa dokumen tahunan tersebut menjadi turunan dari RPJMDes dan berfungsi sebagai panduan arah pembangunan desa selama satu tahun ke depan. Oleh karena itu, ia menilai proses pembahasan ini sangat penting untuk memastikan seluruh rencana berjalan terarah.
“Kita menyusun RKPDes agar setiap rencana pembangunan berjalan sesuai tujuan bersama. Selain itu, Musdes ini membantu kita menentukan prioritas desa untuk tahun depan,” ujar Aup Ma’rup.
Sementara itu, Kaspem Asikin Widi Jatnika yang hadir mewakili Camat Muncang memberikan penekanan tambahan. Menurutnya, Musdes tidak hanya menyusun daftar program, tetapi juga mendorong pemanfaatan potensi desa secara maksimal. Selanjutnya, ia menyebut bahwa perencanaan yang matang dapat memperkuat desa dalam mencapai kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
“RKPDes menjadi panduan kerja pemerintah desa. Dokumen ini memuat kebijakan pembangunan yang mendukung visi dan misi desa. Dengan perencanaan yang jelas, pembangunan dapat berjalan lebih efektif,” ucapnya.
Kemudian, pembahasan RKPDes 2025 meliputi sejumlah program prioritas, mulai dari penguatan pemerintahan desa, peningkatan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan kegiatan sosial kemasyarakatan. Terlebih lagi, seluruh unsur yang hadir didorong untuk menjaga sinergi demi memastikan setiap program berjalan optimal.
“Kami berharap pemerintah desa, lembaga desa, dan masyarakat dapat bergerak bersama. Oleh karena itu, perencanaan yang matang menjadi kunci pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan warga Desa Sindangwangi,” tutup Kaspem Asikin Widi Jatnika.
(red)
