LEBAK, ArtistikNews.com – Penarikan kabel optik wifi atau jaringan RTRW Net kembali memicu perhatian warga. Aktivitas itu berlangsung di jalur Kampung Bareno, Kampung Pasir Eurih Pabuaran, Desa Bojongcae, Kecamatan Cibadak, hingga Desa Panancangan dan Desa Malabar, Kabupaten Lebak, Kamis (26/12/2024).
Warga Sampaikan Kekhawatiran
Seorang warga yang meminta identitasnya disembunyikan menilai kabel optik yang melilit di tiang PLN sangat berbahaya. Ia menjelaskan bahwa kabel tersebut berasal dari pengusaha wifi berinisial “Y-A”, warga Desa Bojongcae, bukan jaringan milik PLN.
“Kabelnya melingkar semrawut di tiang PLN. Mereka biasanya memasang kabel sekitar pukul 11 malam. Silakan cek sendiri, kondisinya memang meresahkan. Kami pun tidak tahu apakah mereka sudah meminta izin ke PLN,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa warga masih trauma dengan kasus di Kecamatan Bojongmanik, ketika kabel wifi yang menumpang tiang PLN diduga memicu insiden yang menelan korban jiwa.
BK-LSM Lebak Siap Bertindak
Ketua Umum BK-LSM Kabupaten Lebak, Mamik Slamet, menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kami akan turun langsung ke lokasi dan meminta penjelasan dari pihak PLN serta pengusaha RTRW Net berinisial ‘Y-A’. Kami juga akan memeriksa seluruh dokumen perizinannya, mulai dari izin pemasangan kabel hingga sumber internet yang mereka gunakan,” kata Mamik.
Ia menambahkan bahwa BK-LSM siap mendorong pelaporan resmi apabila menemukan pelanggaran, sehingga aparat penegak hukum dapat segera memprosesnya.
(Red)
