LEBAK, ArtistikNews.com – Pemerintah Desa Cikarang, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, terus memperkuat upaya pencegahan penyakit menular. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kesehatan pencegahan Tuberkulosis (TB) Paru yang melibatkan tenaga kesehatan dan masyarakat secara langsung. Selasa (30/12/2025).
Sejak awal kegiatan, pemerintah desa mendorong partisipasi warga agar memahami bahaya TB Paru. Oleh karena itu, masyarakat mengikuti penyuluhan dengan tertib dan antusias.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Cikarang, Yudi Permana, beserta seluruh perangkat desa. Selain itu, Kasi Ekbang Sos Kecamatan Muncang, Ketua BPD, perwakilan RT/RW, dan masyarakat Desa Cikarang turut hadir.
Sementara itu, tim kesehatan UPTD Puskesmas Muncang hadir sebagai narasumber. Tim tersebut terdiri dari Yuri selaku tenaga kesehatan dan Bidan Desa yang selama ini aktif melakukan pendampingan kesehatan masyarakat.
Materi Pencegahan TB Paru Disampaikan Terbuka
Pada sesi pemaparan, tim kesehatan menjelaskan pengertian TB Paru, pola penularan, serta gejala awal yang sering muncul. Selain itu, tim juga menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Tidak hanya itu, warga juga mendapat pemahaman tentang pentingnya pengobatan TB Paru secara tuntas. Dengan pengobatan teratur, risiko penularan dapat ditekan.
Yuri Tekankan Pentingnya Pemeriksaan Dini
Dalam penyuluhan tersebut, Yuri dari UPTD Puskesmas Muncang menekankan pentingnya deteksi dini dan kepatuhan dalam pengobatan TB Paru.
“TB Paru bisa disembuhkan apabila terdeteksi sejak dini dan pasien menjalani pengobatan secara teratur. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak takut memeriksakan diri ke Puskesmas apabila mengalami batuk berkepanjangan,” jelas Yuri.
Ia juga mengingatkan bahwa TB Paru dapat menular melalui percikan dahak, sehingga masyarakat perlu menjaga etika batuk dan ventilasi rumah yang baik.
Kepala Desa Ajak Warga Peduli Kesehatan
Sementara itu, Kepala Desa Cikarang, Yudi Permana, mengajak seluruh warga untuk peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan sekitar.
“Kesehatan masyarakat menjadi prioritas kami. Melalui sosialisasi ini, kami berharap warga semakin sadar pentingnya pencegahan dan tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan,” ujar Yudi Permana.
Ia menegaskan bahwa pemerintah desa siap bersinergi dengan Puskesmas dalam mendukung program pencegahan penyakit menular.
Diskusi Interaktif Perkuat Pemahaman Warga
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini, warga menyampaikan pertanyaan terkait gejala, penularan, dan proses pengobatan TB Paru. Tim kesehatan menjawab setiap pertanyaan secara jelas dan mudah dipahami.
Melalui dialog tersebut, pemahaman warga meningkat dan kekhawatiran terhadap TB Paru dapat diminimalisir.
Komitmen Bersama Wujudkan Desa Sehat
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Cikarang bersama UPTD Puskesmas Muncang menegaskan komitmen untuk menciptakan lingkungan desa yang sehat. Dengan kolaborasi pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat, upaya pencegahan TB Paru diharapkan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
(Red).
