LEBAK, ArtistikNews.com – Balai Desa Sindangwangi tampak lebih ramai dari biasanya pada Senin (4/8/2025). Sejak pagi, warga berdatangan secara bergiliran untuk mengambil bantuan beras yang pemerintah siapkan sebagai penyangga kebutuhan pangan keluarga.
Melalui koordinasi yang matang, Pemerintah Desa Sindangwangi mengatur penyaluran beras cadangan Bulog dengan pendampingan PT Pos Indonesia Cabang Cipanas. Oleh karena itu, petugas memanggil warga satu per satu berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi sebelumnya.
Penyaluran Berjalan Tertib dan Terdata
Sebanyak 362 keluarga tercatat sebagai penerima manfaat dalam program tersebut. Masing-masing keluarga menerima 10 kilogram beras sesuai ketentuan.
Sebelum menyerahkan bantuan, petugas memeriksa kembali data penerima. Selain itu, petugas juga memastikan berat dan jumlah beras sesuai agar tidak terjadi kekeliruan di lapangan.
Dengan mekanisme tersebut, proses penyaluran berjalan tertib dan teratur sejak awal hingga selesai.
Kepala Desa Pantau Langsung Proses Pembagian
Kepala Desa Sindangwangi, Aup Marup, turun langsung memantau jalannya penyaluran bantuan. Ia berdiri bersama staf desa dan petugas PT Pos untuk memastikan pelayanan berjalan lancar serta menghindari kerumunan.
Menurut Aup Marup, program bantuan pangan ini berperan penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah desa berkewajiban memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang berhak.
“Kami menyalurkan bantuan sesuai data yang ada. Tidak ada pengurangan. Setiap keluarga menerima haknya secara utuh,” ujar Aup di sela kegiatan.
Bantuan Pangan Ringankan Beban Warga
Lebih lanjut, Aup Marup menjelaskan bahwa bantuan pangan sangat dibutuhkan, terutama bagi keluarga dengan penghasilan tidak menentu. Karena itu, pemerintah desa terus berupaya menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.
Di sisi lain, warga penerima menyambut program tersebut dengan antusias. Mereka menilai bantuan beras mampu meringankan kebutuhan dapur dalam beberapa hari ke depan.
“Setidaknya kami tidak perlu membeli beras dulu. Bantuan ini sangat membantu,” ucap salah satu penerima.
Penyaluran Berakhir Tanpa Kendala
Hingga akhir kegiatan, proses penyaluran berjalan tanpa kendala berarti. Setelah menerima bantuan, warga langsung kembali ke rumah masing-masing dengan tertib.
Sementara itu, aparatur desa segera merapikan dan mengarsipkan data penerima. Dengan demikian, pemerintah desa siap menyusun laporan lanjutan sebagai bentuk pertanggungjawaban administrasi. (Red)
