Posted in

Tes Urine Massal 2025 Aksi Berani Pemdes Leuwicoo & Perangkat Desa Perangi Narkoba

Foto dok Kepala Desa Leuwicoo bersama perangkat desa mengikuti pelaksanaan tes urine massal sebagai komitmen menciptakan aparatur desa bebas narkoba di Kecamatan Muncang, Senin (2025).

LEBAK, ArtistikNews.com – Pemerintah Desa Leuwicoo bersama ratusan perangkat desa dari seluruh Kecamatan Muncang mengikuti tes urine massal yang BNN Provinsi Banten selenggarakan pada Senin (27/10/2025).

Melalui kegiatan ini, aparatur desa kembali menegaskan komitmen mereka dalam memberantas penyalahgunaan narkoba dan menjaga integritas pelayanan publik.

240 Perangkat Desa Ikut Pemeriksaan

Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB di Aula Kecamatan Muncang. Sebanyak 240 aparatur dari 12 desa hadir sebagai peserta. Masing-masing desa mengirimkan 20 orang, mulai dari kepala desa, sekretaris desa, staf teknis, anggota BPD, pengurus BUMDes, hingga ketua RT dan RW.

Selain itu, Camat Muncang Verry Mukminin, Sekretaris Camat Endih Sunardi, seluruh kepala desa, dan tim BNN Provinsi Banten turut mengawasi jalannya pemeriksaan sehingga proses berlangsung tertib.

Pemerintah Desa Tegaskan Sikap Anti Narkoba

Kepala Desa Leuwicoo, Rajudin, menekankan pentingnya peran aparatur desa dalam memimpin gerakan anti narkoba.

“Kami bersama BNN memastikan seluruh aparatur tetap bersih dari narkoba dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat,” kata Rajudin.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan 20 peserta sesuai ketentuan yang BNN tetapkan.

Bagian dari Program Desa Bergerak

Sementara itu, Sekretaris Camat Muncang Endih Sunardi menyampaikan bahwa tes urine ini menjadi tindak lanjut Program Desa Bergerak yang pemerintah luncurkan pada 5 Agustus 2025 di Kabupaten Lebak.

Menurutnya, BNN langsung menanganinya jika petugas menemukan peserta dengan hasil positif.

Harapan Pemerintah

Melalui kegiatan ini, pemerintah kecamatan ingin membangun lingkungan kerja yang lebih disiplin dan bebas narkoba. Selain itu, aparatur desa diharapkan mampu memberi contoh nyata bagi masyarakat sehingga gerakan pencegahan narkoba semakin kuat di tingkat desa.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page