LEBAK, ArtistikNews.com – Pemerintah Desa Leuwicoo bersama enam desa di Kecamatan Muncang mengikuti uji kelayakan unit usaha ketahanan pangan di Kantor Desa Muncang, Rabu (22/10/2025).
Kegiatan ini berlangsung sejak pagi dan melibatkan unsur pemerintahan desa, BUMDes, serta pendamping teknis dari berbagai instansi.
Kehadiran Kepala Desa dan Unsur Pemerintahan
Para kepala desa menghadiri kegiatan secara langsung. Mereka antara lain Kades Leuwicoo Rajudin, Kades Muncang Abeng, Kades Pasireurih Muhaemin, Kades Pasirnangka Sarman Rudiyanto, Kades Mekarwangi Ahmadyani, dan Kades Jagaraksa Wahid. Selain itu, Sekdes Ciminyak Hermawan juga ikut memberikan masukan. Unsur BPD serta perwakilan dari tiap desa turut berpartisipasi sehingga proses penilaian berlangsung lebih komprehensif.
Pendampingan dari Kecamatan dan Instansi Terkait
Sekmat Muncang Endih Sunardi hadir mewakili Camat Muncang. Ia membawa jajaran kecamatan untuk mendukung proses penguatan program desa. Di sisi lain, narasumber dari Dinas BPMD Kabupaten Lebak, Dinas Peternakan dan Keswan, dan Korwil Pertanian Kecamatan Muncang memberikan pendampingan teknis agar desa memahami langkah-langkah yang harus ditempuh.
Komitmen Desa dalam Penguatan Ketahanan Pangan
Kades Leuwicoo Rajudin menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi prioritas utama. Menurutnya, BUMDes harus menjalankan usaha berdasarkan kajian yang matang.
“Setiap rencana harus memiliki dasar yang jelas. Dengan begitu, usaha BUMDes dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekmat Endih Sunardi mengingatkan pentingnya transparansi agar warga mengetahui perkembangan program.
“Ketapang harus terbuka sejak perencanaan hingga pelaksanaannya. Dengan cara itu, partisipasi masyarakat akan meningkat,” tegasnya.
Penjelasan Teknis dari BPMD dan Peternakan
Perwakilan BPMD Kabupaten Lebak, Taupik Imanudin, S.Sos., menyampaikan bahwa uji kelayakan bertujuan memastikan setiap unit usaha memiliki peluang berkembang. Ia menambahkan bahwa desa perlu memperkuat pengelolaan, terutama dalam hal profesionalitas dan akuntabilitas.
Di sisi lain, perwakilan Dinas Peternakan dan Keswan, Nimatul Bariah, S.Pd., mendorong peningkatan produksi protein hewani. Ia mengajak desa memperkuat agribisnis peternakan sehingga produk yang dihasilkan lebih berkualitas dan mampu bersaing.
Langkah Awal Memperkuat Program Desa
Melalui uji kelayakan ini, pemerintah desa berharap program ketahanan pangan berjalan lebih terarah. Selain itu, desa ingin memastikan bahwa seluruh unit usaha BUMDes mampu meningkatkan pendapatan warga dan memperkuat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
(Red)
