LEBAK, ArtistikNews.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Sindangwangi, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, memulai pembangunan balai desa baru pada Senin (13/5/2024).
Proyek ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan dan menyediakan fasilitas yang lebih lengkap dan nyaman bagi masyarakat.
Kantor Lama Tidak Memadai
Kepala Desa Sindangwangi, Aup Ma’rup, menjelaskan bahwa kantor lama tidak mampu menampung aktivitas dan pelayanan warga yang terus bertambah. Kondisi itu mendorong Pemdes membangun balai desa yang lebih besar dan strategis.
“Balai desa lama terlalu sempit. Aktivitas dan layanan terus meningkat. Hari ini kami menandai awal pembangunan dengan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya proyek balai desa baru,” kata Aup.
Balai Desa Baru yang Lebih Strategis
Balai desa baru berukuran 10 x 15 meter dan seluruh biayanya berasal dari Dana Desa (DD) Tahun 2024. Kepala desa memilih lokasi strategis agar warga mudah mengakses fasilitas ini. Area parkir yang luas mempermudah masyarakat saat berkunjung sehingga pelayanan dapat berlangsung lebih nyaman.
“Setiap program kami bahas melalui musyawarah desa. Tujuannya agar warga merasa dilibatkan dan puas dengan hasil pembangunan,” tambah Aup.
Pusat Aktivitas dan Pelayanan
Pemdes tidak hanya membangun gedung, tetapi juga menyiapkan pusat administrasi dan ruang interaksi warga. Balai desa baru menyediakan ruangan untuk kegiatan sosial, pendidikan, dan koordinasi program desa. Fasilitas yang representatif memungkinkan pengurusan administrasi dan kegiatan masyarakat berjalan lebih tertib dan efisien.
Warga Sambut Positif
Warga menyambut rencana ini dengan antusias. Banyak yang menilai balai desa baru akan memperlancar pelayanan dan menjadi tempat nyaman untuk berbagai kegiatan. Proyek ini juga meningkatkan rasa kebersamaan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam program desa.
Komitmen Pemdes untuk Pelayanan Optimal
Aup menegaskan balai desa baru akan menjadi simbol kemajuan Desa Sindangwangi. Ia berharap pembangunan selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan warga untuk mendukung berbagai kegiatan produktif dan sosial.
“Dengan pembangunan ini, kami menegaskan fokus Pemdes pada peningkatan kualitas pelayanan, kenyamanan warga, dan efektivitas pelaksanaan program desa,” tutup Aup.
(Red)
