LEBAK, ArtistiNews.com – Warga Kampung Budimulya, Desa Wanasalam, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak-Banten, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia akibat gantung diri di dalam kamar mandi rumahnya, pada Jumat (27/03/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Korban diketahui bernama Ahmad Sopandi (45), seorang warga setempat. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh sang istri, Lilis (40), yang saat itu hendak membuatkan kopi untuk korban di pagi hari.
Menurut keterangan Lilis, sebelum kejadian, korban sempat berpamitan kepada anak bungsunya. Hal itu bukanlah hal yang aneh, mengingat anak tersebut memang dikenal sangat dekat dengan ayahnya dan kerap mengikuti ke mana pun korban pergi.
“Sekitar jam 08.00 WIB, saya mau membuatkan kopi. Sebelumnya suami saya sempat izin kepada anak kami. Saya pikir biasa saja karena anak kami memang suka ikut ayahnya,” ujar Lilis saat memberikan keterangan.
Namun, setelah menunggu beberapa waktu dan tidak melihat keberadaan suaminya, Lilis mulai merasa curiga. Ia kemudian menuju ke arah dapur dan mendapati kondisi yang tidak seperti biasanya.
“Saya menunggu kurang lebih setengah jam. Pas saya ke dapur, kondisinya berantakan. Saya langsung cek ke kamar mandi, dan saya kaget melihat suami saya sudah dalam keadaan tergantung,” ungkapnya dengan nada sedih.
Dalam kondisi panik, Lilis segera keluar rumah untuk meminta pertolongan kepada warga sekitar, termasuk kerabat terdekatnya. Warga yang datang kemudian membantu mengevakuasi korban dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Kapolsek Wanasalam, AKP Subara, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
“Benar, telah terjadi peristiwa seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya. Dugaan sementara korban melakukan bunuh diri,” ujar AKP Subara.
Ia juga menambahkan bahwa hasil pemeriksaan medis dari pihak Puskesmas Muara Binuangeun tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban, sehingga menguatkan dugaan tersebut.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab pasti kejadian. Polisi juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental. Dukungan keluarga dan lingkungan sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. (Rohim).
