JAKARTA, ArtistikNews.com – Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman, Andi Rahadian, menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus menjalankan tugas diplomasi secara optimal setelah pelantikan oleh Presiden Republik Indonesia.
Pernyataan tersebut ia sampaikan melalui tayangan resmi di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat (10/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia langsung menegaskan kesiapan dirinya untuk menjalankan amanah negara. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab dalam setiap langkah diplomasi.
“Ini tentunya saya mengucapkan selamat kepada Pak Hamsa, karena pada hari ini saya telah dilantik oleh Bapak Presiden dan bertugas sekarang sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman,” ujar Andi Rahadian.
Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral
Selanjutnya, Andi Rahadian menegaskan bahwa ia akan menjalankan arahan Presiden untuk memperkuat hubungan Indonesia dengan Oman dan Yaman. Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor. Oleh karena itu, ia akan mendorong peningkatan hubungan di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, dan kekonsuleran.
“Sebagaimana yang disampaikan dalam sumpah pelantikan tadi, Insya Allah saya akan melaksanakan tugas yang diberikan oleh Bapak Presiden untuk peningkatan hubungan bilateral secara baik dan positif di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, konteks dan kekonsuler,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menilai diplomasi harus memberi dampak nyata. Tidak hanya itu, diplomasi juga harus mampu membuka peluang ekonomi dan memperkuat posisi Indonesia di tingkat global. Dengan demikian, hubungan bilateral tidak berhenti pada simbolis, tetapi menghasilkan manfaat konkret.
Di sisi lain, Andi Rahadian menegaskan komitmennya untuk mengikuti arahan pemerintah pusat, khususnya Presiden. Ia menilai arahan tersebut menjadi pedoman utama dalam menjalankan tugas diplomatik. Karena itu, ia akan menerapkan setiap kebijakan secara konsisten.
“Insya Allah, sebagaimana disampaikan oleh Bapak Presiden beberapa tahun yang lalu, kami akan melaksanakan semua arahan dan perintah yang diberikan oleh Pusat dan kami akan laksanakan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sinergi antara perwakilan luar negeri dan pemerintah pusat. Dengan sinergi yang kuat, Indonesia dapat menjaga kepentingan nasional secara lebih efektif. Oleh sebab itu, koordinasi akan terus ia perkuat selama masa tugasnya.
Fokus Perlindungan WNI
Tidak hanya berfokus pada hubungan bilateral, Andi Rahadian juga menempatkan perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) sebagai prioritas utama. Ia memahami bahwa kawasan seperti Yaman memiliki tantangan tersendiri. Oleh karena itu, ia akan memastikan perlindungan berjalan secara maksimal.
“Kami akan melaksanakan semua tugas-tugas yang diberikan oleh Bapak Presiden, baik itu di bidang hubungan ekonomi, bidang sosial budaya, ataupun di bidang perlindungan WNI, dan kita akan melaksanakan sebaik-baiknya sesuai dengan harapan Pusat,” tegasnya.
Selanjutnya, ia menegaskan bahwa perlindungan WNI tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga preventif. Artinya, ia akan mendorong langkah antisipasi sejak dini terhadap potensi risiko. Dengan begitu, keselamatan WNI dapat lebih terjamin.
Di samping itu, Andi Rahadian juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas hubungan politik di kawasan Timur Tengah. Ia melihat dinamika kawasan sebagai faktor yang perlu diantisipasi secara cermat. Oleh sebab itu, ia akan mengedepankan pendekatan diplomasi yang adaptif.
Kemudian, ia menilai Indonesia harus mampu membaca situasi global secara cepat. Dengan demikian, Indonesia dapat merespons perubahan dengan strategi yang tepat. Hal ini menjadi penting agar hubungan bilateral tetap stabil dan produktif.
Harapan untuk Kesejahteraan Bangsa
Pada akhirnya, Andi Rahadian menyampaikan harapan dan permohonan doa kepada masyarakat Indonesia. Ia ingin menjalankan tugas dengan baik dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
“Tentunya kami mohon doanya, semoga dapat melaksanakan tugas yang diberikan oleh Bapak Presiden dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan bangsa dan negara,” tuturnya.
Sebagai penutup, ia berharap peran Indonesia di kawasan Timur Tengah semakin kuat. Tidak hanya itu, ia juga ingin memperluas manfaat diplomasi bagi masyarakat. Dengan komitmen tersebut, Indonesia diharapkan mampu memperkuat posisi global sekaligus melindungi warganya di luar negeri.
