Posted in

Miris Tempat Pemakaman Umum Diduga Dijadikan Lahan Parkir Karyawan Oleh PT Global Marketing Technology 

Pemakaman umun dijadikan lahan parkir oleh salah satu perusahahan yang ada di Lebak

LEBAK, ArtistikNews.com – Warga Kampung Sawah, Kelurahan Cijoro Pasir, mulai gelisah setelah PT Global Marketing Technology (GMT) diduga memakai lahan wakaf Tempat Pemakaman Umum (TPU) sebagai area parkir karyawan. Perusahaan sepatu olahraga tersebut baru tiga minggu pindah dan beroperasi di lokasi itu.

Warga Pertanyakan Alih Fungsi TPU Menjadi Parkiran

Informasi dari masyarakat menyebutkan bahwa awalnya PT GMT berniat menyewa lahan milik warga. Namun, entah mengapa perusahaan tiba-tiba memindahkan lokasi parkir ke area TPU Kampung Ciawi.

“Tadinya mau pakai lahan warga, Pak. Tapi tiba-tiba pindah ke pemakaman. Kami keberatan, karena tidak pantas makam dijadikan lahan parkir,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Ia juga menyarankan agar wartawan menanyakan persoalan itu kepada Ketua RW setempat.

Ketua RW Mengaku Sudah Adakan Musyawarah

Ketua RW 005/005 Cijoro Pasir, Anta, menjelaskan bahwa ia sudah melakukan sosialisasi dan berdiskusi dengan beberapa tokoh masyarakat, termasuk pengelola pemakaman.

“Saya musyawarahkan dulu dengan enam orang, termasuk H. Holil Badawi selaku pengelola makam,” katanya.

Anta menyebut warga meminta agar penggunaan lahan itu memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itulah ia meminta izin kepada H. Holil untuk memakai area tersebut sebagai parkiran sementara.

“Haji Holil mengizinkan. Katanya, nanti ada uang sewanya dan bisa dipakai untuk kebutuhan masjid dan pengelola makam,” jelas Anta.

Biaya Sewa dan Harapan untuk Warga Sekitar

Anta menegaskan bahwa biaya sewa lahan TPU tersebut hanya Rp5 juta per tahun, bukan per bulan.

Selain itu, ia berharap perusahaan bisa membuka peluang kerja bagi warga sekitar.

“Harapan kami, PT GMT bisa memberdayakan warga. Komposisinya 70 persen warga lokal dan 30 persen tenaga ahli dari luar,” ujarnya.

Kelurahan Mengaku Tidak Tahu Keberadaan Perusahaan

Di sisi lain, Lurah Cijoro Pasir mengaku belum mengetahui bahwa PT GMT sudah beroperasi di wilayahnya, termasuk penggunaan TPU sebagai parkiran.

“Saya belum hafal ada perusahaan di situ. Apalagi soal parkiran di TPU. Besok saya cek ke lapangan dan tanyakan ke RT/RW-nya,” katanya.

Ia juga mengaku baru mengetahui informasi keberadaan parkiran tersebut dari wartawan.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page