Posted in

Jelang MTQ Lebak ke-41, Rapat Koordinasi Penting Digelar Kecamatan Muncang

Suasana Rapat Koordinasi Tingkat Kecamatan Tahun 2025 di Kecamatan Muncang, dihadiri unsur pemerintahan, TNI-Polri, dan tokoh masyarakat sebagai persiapan pelaksanaan MTQ Lebak ke-41. (Foto dok Kantor Kecamatan Muncang).

LEBAK, ArtistikNews.com – Pemerintah Kecamatan Muncang menggelar rapat persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Lebak ke-41 bersama Forkopimcam dan sejumlah unsur terkait, Kamis (23/10/2025).

Rapat berlangsung di Aula Kecamatan Muncang dan dipimpin langsung oleh Camat Muncang, Verry Mukminin, S.St.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekmat Endih Sunardi, para kepala desa, Kapolsek Muncang, Danramil 0308/Muncang, KUA, Puskesmas, perwakilan sekolah, LPTQ Kecamatan, dan tokoh masyarakat. Seluruh unsur tampak antusias mengikuti agenda yang akan menentukan kesiapan Kecamatan Muncang dalam menghadapi kegiatan keagamaan terbesar di Kabupaten Lebak tersebut.

Penjelasan Umum Agenda MTQ Lebak ke-41

Dalam rapat tersebut, Verry menjelaskan bahwa MTQ tingkat Kabupaten Lebak menjadi agenda rutin yang selalu mendapat perhatian penuh dari pemerintah daerah. Tahun ini, penyelenggaraan MTQ direncanakan berlangsung pada 2 Desember 2025 di Alun-alun Rangkasbitung.

“MTQ tingkat Kabupaten Lebak yang ke-41 ini adalah agenda tahunan. Insya Allah diselenggarakan pada tanggal 2 Desember 2025, bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Lebak ke-197,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Kecamatan Muncang harus hadir dengan persiapan maksimal, baik dari sisi peserta, pelatih, administrasi, hingga dukungan teknis lainnya. Menurutnya, MTQ bukan hanya ajang lomba, tetapi juga sarana untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan membangkitkan semangat masyarakat dalam memuliakan Al-Qur’an.

Penguatan Pembinaan Tilawah di Tingkat Kecamatan

Kepala KUA Kecamatan Muncang, Azhar Yushfi Mahasin, S.H., menekankan pentingnya pembinaan yang lebih terarah. Ia menyampaikan bahwa KUA memiliki tanggung jawab teknis, terutama dalam pembinaan qori dan qoriah yang akan mewakili Kecamatan Muncang.

“KUA punya tanggung jawab teknis. Untuk itu, sinergi dengan LPTQ Kecamatan menjadi kunci utama,” jelas Azhar.

Ia juga mengingatkan bahwa pembinaan harus dilakukan secara berkesinambungan. Menurutnya, banyak kecamatan yang mengalami penurunan kualitas karena hanya fokus berlatih menjelang perlombaan.

“Pembinaan harus berkesinambungan. Jangan hanya aktif menjelang MTQ, lalu berhenti setelahnya,” tegasnya.

Selain pembinaan tilawah, Azhar juga meminta agar desa-desa berperan aktif dalam mencari potensi qori baru yang belum terakomodasi. Ia mendorong agar setiap desa memiliki program pengajian atau halaqah khusus untuk generasi muda yang berminat pada dunia tilawah.

Kolaborasi Forkopimcam dan Unsur Pendukung

Rapat juga membahas strategi pendampingan peserta, transportasi, keperluan kesehatan, serta kesiapan administrasi. Puskesmas Muncang menyampaikan kesiapan untuk memberikan pemeriksaan dasar kesehatan bagi peserta yang akan berlomba. Sementara itu, pihak Polsek dan Koramil memastikan dukungan pengamanan dan mobilisasi pada saat pemberangkatan peserta.

Para kepala desa yang hadir juga menyampaikan komitmen untuk membantu menjaring peserta terbaik dari wilayah masing-masing. Beberapa desa bahkan telah memulai program internal seperti pembinaan TPQ, pelatihan tahfiz, hingga kelas khusus untuk peserta remaja.

Mendorong Prestasi dan Citra Baik Kecamatan

Camat Verry menegaskan bahwa prestasi MTQ bukan hanya soal menang, tetapi juga soal menjaga marwah Kecamatan Muncang. Ia menilai bahwa MTQ mampu menjadi sarana yang baik untuk membangun reputasi daerah, terutama dalam kegiatan keagamaan.

“Kita ingin Kecamatan Muncang tampil layak, teratur, dan membawa nama baik kecamatan. Prestasi memang penting, tetapi lebih penting lagi bagaimana kita menunjukkan kerja serius dalam memuliakan Al-Qur’an,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah kecamatan akan memantau langsung proses pembinaan di desa dan di LPTQ Kecamatan. Verry meminta agar seluruh unsur bekerja lebih cepat karena waktu menuju MTQ tinggal satu bulan lebih.

Komitmen Bersama

Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk meningkatkan koordinasi antar lembaga. Semua pihak menyatakan siap mendukung penuh agar Kecamatan Muncang tampil maksimal dalam MTQ Lebak ke-41.

Dengan komitmen tersebut, pemerintah kecamatan optimistis dapat membawa hasil yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya, sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page