Posted in

KWP Awards 2026 Soroti Peran Diplomasi Olahraga dalam Hubungan Antarnegara

Foto: Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memegang penghargaan usai menerima anugerah dalam ajang KWP Awards 2026 di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (16/4/2026). (Sumber: komdigi.go.id)

JAKARTA, ArtistikNews.comAjang KWP Awards 2026 yang digelar di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, tidak hanya menjadi momen pemberian penghargaan, tetapi juga ruang refleksi penting tentang peran diplomasi dalam membangun hubungan antarnegara. Jumat (17/4/2026). 

Diplomasi Tak Hanya Soal Politik dan Ekonomi

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menekankan bahwa diplomasi tidak semata berkaitan dengan aspek politik dan ekonomi. Ia menilai, ada sisi lain yang kerap luput dari perhatian, yakni diplomasi berbasis masyarakat, termasuk melalui olahraga.

“Kalau kita lihat Presiden Prabowo dalam situasi geo politik, geo ekonomi yang sedang terjadi beliau banyak keluar negeri untuk memastikan keseimbangan ekonomi dan politik itu bisa terjadi,” kata Menpora Erick.

“Cuma kadang-kadang diplomasi itu hanya dilihat dari sisi ekonomi dan politik saja, sebenarnya ada juga diplomasi yang tak kalah pentingnya yaitu diplomasi untuk kemasyarakatan yang salah satunya adalah sport diplomacy,” tambahnya.

Menurutnya, sport diplomacy memiliki kekuatan dalam membangun kedekatan emosional antarnegara yang sulit dicapai melalui jalur formal.

Olahraga Jadi Jembatan Hubungan Negara

Menpora Erick mencontohkan bagaimana olahraga mampu menjadi penghubung lintas negara, bahkan dalam sejarah hubungan Indonesia dengan negara lain.

“Bagi Menpora Erick, untuk sport diplomacy rata-rata itu mengikat hubungan negara. Kita bisa lihat contoh misalnya kalau dulu kita dengan Belanda pernah pemain bulu tangkis kita yang jadi warga negara yaitu Mia Audina. itu salah satu bagian sport diplomacy cabang olahraga,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Indonesia saat ini terus mengembangkan kerja sama olahraga dengan berbagai negara, salah satunya dengan Prancis.

“Karena Emmanuel Macron juga mendorong sport diplomacy. Makanya kita bekerja sama ada sepak bola, ada surfing, dan equestrian. Jadi memang kadang sport diplomacy ini kadang menjadi suatu yang tidak terlihat yang sebenarnya dibutuhkan untuk menjaga hubungan negara,” pungkas Menpora.

Penghargaan dan Apresiasi untuk Dedikasi

Kegiatan KWP Awards 2026 mengusung tema

“Mengawal Perjuangan, Mengapresiasi Dedikasi, Bersama Mewujudkan Indonesia Emas”. Dalam puncak acara, penghargaan diberikan kepada berbagai tokoh penting, mulai dari pimpinan lembaga tinggi negara, anggota legislatif, hingga kepala daerah.

Ketua DPR RI Puan Maharani turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai ajang ini menjadi pengingat pentingnya hubungan antara lembaga legislatif dan dunia jurnalistik.

“Ini adalah moment penting untuk merefleksikan lembaga legislatif dengan jurnalisme. Setiap keputusan yang kita ambil membutuhkan sumber yang penting yakni aspirasi rakyat, dan aspirasi itu harus disampaikan kepada media,” ujar Puan.

Bahasa kebijakan oleh DPR, DPD dan MPR harus diceritakan dengan bahasa harian melalui media. Kualitas jurnalisme bukan hanya kecepatan mengabarkan berita, tapi harus realistis, ketepatan konteks.

“Kami apresiasi atas penghargaan yang diberikan KWP kepada penerima. Teruslah meliput dengan jujur dan tanggung jawab,” tambahnya.

Melalui momentum ini, KWP Awards tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan media dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. (***). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page