Posted in

Pemerintah Perkuat Industri Otomotif Nasional untuk Dorong Daya Saing Global

Foto: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan arahan dalam Forum Diskusi Pengembangan Industri Otomotif di Tangerang, Senin (20/04/2026). Sumber: https://www.dpn.go.id

JAKARTA, ArtistikNews.com Pemerintah terus mengintensifkan langkah strategis untuk memperkokoh industri otomotif nasional. Sektor ini menjadi kunci pertumbuhan ekonomi sekaligus penciptaan lapangan kerja. Selain itu, pemerintah memfokuskan kebijakan pada penguatan ekosistem rantai pasok.Senin (20/4/2026).Senin (20/4/2026).

Pemerintah juga meningkatkan daya saing industri. Selanjutnya, pemerintah mempercepat transformasi menuju industri otomotif yang berorientasi global dan berkelanjutan, 

Apresiasi dan Capaian Ekspor

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi kepada PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Ia menilai capaian ekspor menunjukkan kualitas industri nasional yang semakin kompetitif di pasar global.

“Apresiasi saya berikan kepada TMMIN. Saya juga mengapresiasi momentum ekspor tiga juta unit beberapa waktu yang lalu. Dan ini menunjukkan bahwa Toyota mampu memenuhi standar kualitas global di lebih 100 negara,” ujar Airlangga saat memberikan arahan dalam Forum Diskusi Pengembangan Industri Otomotif di Tangerang, Senin (20/04).

Forum tersebut mempertemukan pemerintah dan pelaku industri otomotif. Melalui forum ini, para peserta bertukar gagasan. Selain itu, mereka menyelaraskan arah kebijakan. Mereka juga mengidentifikasi peluang kolaborasi. Dengan demikian, mereka memperkuat fondasi industri nasional secara berkelanjutan.

Tantangan Global dan Peran Strategis

Di tengah dinamika ekonomi global, industri otomotif menghadapi berbagai tekanan. Permintaan pasar berfluktuasi dan persaingan global semakin ketat. Namun demikian, sektor ini tetap memegang peran strategis. Industri ini mendorong ekspor nasional. Selain itu, sektor ini juga menciptakan lapangan kerja. Tercatat sekitar 1,5 juta tenaga kerja terlibat dalam rantai pasok industri ini.

Pemerintah terus mempercepat penguatan struktur industri otomotif. Pemerintah mengembangkan ekosistem kendaraan listrik secara bertahap. Selain itu, pemerintah meningkatkan nilai tambah industri. Pemerintah juga memperkuat rantai pasok domestik. Investasi kendaraan listrik terus meningkat.

Termasuk pengembangan baterai berbasis nikel sebagai langkah strategis. Dengan langkah ini, Indonesia dapat meningkatkan daya saing di pasar global.

Airlangga menegaskan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan. Ia menilai sinergi menjadi kunci dalam menjaga daya saing industri nasional.

”Saya berharap dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan yang hadir di sini, kita terus mengupayakan agar industri Indonesia terus dapat bersaing,” pungkasnya.

Kehadiran Pemangku Kepentingan

Forum ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan nasional. Di antaranya Susiwijono Moegiarso dan Ali Murtopo Simbolon. Selain itu, hadir Setia Diarta dari Kementerian Perindustrian. Selanjutnya, Masahiko Maeda dan Nandi Julyanto juga turut hadir. Pelaku usaha komponen, vendor, serta mitra logistik Toyota juga berpartisipasi aktif dalam forum tersebut.

Sumber: https://www.dpn.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten ini dilindungi. Kalau mau pakai atau mengutip, silakan izin dulu ya