LEBAK, ARTISTIKNEWS.com – Forum penyampaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Desa (LPPDes) Tahun Anggaran 2025 di Aula Kantor Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten, menjadi momentum evaluasi kinerja bagi Pemerintah Desa Pasireurih memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menegaskan pentingnya penilaian menyeluruh terhadap pelaksanaan program desa. Kamis (23/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah desa tidak hanya memaparkan laporan tahunan, tetapi juga memperlihatkan arah kebijakan pembangunan ke depan.
Selain itu, forum ini dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Forkopimcam Kecamatan Muncang, seluruh kepala desa se-Kecamatan Muncang, serta perangkat desa (parades) yang turut menyimak jalannya pemaparan.
Kades Muhaemin menempatkan LPPDes sebagai instrumen penting dalam mengukur capaian sekaligus mengidentifikasi kekurangan secara objektif. Oleh sebab itu, ia mendorong seluruh elemen desa untuk menjadikan laporan ini sebagai pijakan dalam melakukan perbaikan berkelanjutan.
Capaian Program Jadi Fokus Evaluasi
Dalam pemaparannya, Kades Muhaemin mengulas capaian program desa sepanjang Tahun Anggaran 2025 dengan pendekatan yang lebih menitikberatkan pada evaluasi.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup dilihat dari angka semata, melainkan harus diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa realisasi pembangunan desa yang telah direncanakan sebelumnya. Capaian tersebut menunjukkan adanya kerja sama yang solid antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Keberhasilan program tidak hanya dilihat dari persentase, melainkan sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Kades Muhaemin.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi prioritas utama selama satu tahun terakhir. Dengan demikian, program yang dijalankan diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Pengelolaan Anggaran Lebih Tepat Sasaran
Selain capaian program, pengelolaan anggaran desa juga menjadi perhatian dalam forum tersebut. Kades Muhaemin menegaskan bahwa penggunaan anggaran harus berorientasi pada kebutuhan prioritas masyarakat, bukan sekadar menjalankan program rutin tahunan.
Pemerintah Desa Pasireurih, lanjutnya, mengarahkan anggaran pada pembangunan jalan lingkungan, peningkatan fasilitas umum, serta penguatan sektor ekonomi masyarakat. Dengan langkah tersebut, pemerintah desa berupaya menciptakan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah desa.
Di sisi lain, pengelolaan anggaran yang terarah dinilai mampu meningkatkan efektivitas penggunaan dana desa. Oleh karena itu, setiap program dirancang berdasarkan kebutuhan riil masyarakat agar hasilnya lebih optimal.
Keterbukaan Jadi Kunci Kepercayaan
Dalam forum tersebut, Kades Muhaemin juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada masyarakat. Ia menilai transparansi menjadi faktor utama dalam menjaga serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah desa.
“Melalui LPPDes ini, kami ingin menunjukkan secara terbuka apa saja yang telah dikerjakan dan apa yang masih perlu diperbaiki ke depan,” tegasnya.
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan masukan. Dengan adanya partisipasi masyarakat, pemerintah desa dapat terus meningkatkan kualitas kinerja secara berkelanjutan.
Komitmen Bangun Desa Berkelanjutan
Sebagai penutup, Kades Muhaemin pun menegaskan komitmen pemerintah desa untuk terus melakukan pembenahan dalam berbagai sektor. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan di Kecamatan Muncang.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang merata. Dengan kerja sama tersebut, Desa Pasireurih diharapkan mampu mencapai kemajuan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat luas bagi seluruh warga. (Red).
