Peran Pemerintah dalam Persatuan Buruh
Selanjutnya, Jumhur menyoroti peran aktif Presiden dalam mendorong komunikasi dan konsolidasi antar berbagai pihak. Ia menjelaskan bahwa upaya tersebut melibatkan sejumlah tokoh penting di pemerintahan.
“Kami juga berterima kasih kepada Bapak Prabowo yang terus mendorong berbagai pihak, termasuk para pejabat dan tokoh terkait, untuk menyatukan kekuatan,” ungkapnya.
Dengan demikian, keterlibatan berbagai unsur pemerintah menunjukkan keseriusan dalam membangun kekuatan bersama di kalangan buruh. Akibatnya, para pekerja kini dapat bersatu dan memperkuat posisi mereka.
“Kami akhirnya bisa bersatu dan mewujudkan persatuan ini.”
Persatuan sebagai Kunci Perjuangan
Di sisi lain, Jumhur kembali menegaskan bahwa persatuan buruh menjadi fondasi utama dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja. Tanpa soliditas, tuntutan buruh akan sulit tercapai secara maksimal. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pekerja untuk terus menjaga kebersamaan.
Ia juga menambahkan bahwa momentum May Day 2026 harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat solidaritas lintas sektor.
Harapan bagi Masa Depan Buruh
Sebagai penutup, Jumhur kembali menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan Presiden atas dukungan terhadap gerakan buruh.
“Terima kasih, terima kasih negara, terima kasih Presiden. HIDUP BURUH! HIDUP BURUH! MERDEKA! Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.”
Akhirnya, peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan pekerja. Dengan persatuan yang semakin kokoh, buruh pun optimistis dapat mewujudkan peningkatan kesejahteraan serta perlindungan kerja di masa mendatang.
(Sumber: Channel Sekretariat Presiden).
