LEBAK, ARTISTIKNEWS.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Pasireurih, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, kembali menggelar kegiatan Gotong Royong Jumat Bersih (Jumsih) di lingkungan Kantor Desa Pasireurih dan sekitarnya, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, kader, serta warga setempat. Mereka bekerja bersama membersihkan lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan masyarakat.
Sejak pagi, peserta langsung bergerak ke sejumlah titik. Mereka membersihkan halaman kantor desa, memangkas rumput liar, membersihkan saluran air, mengumpulkan sampah, dan menata lingkungan agar terlihat lebih rapi.
Semangat kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan. Warga dan aparatur desa saling membantu menyelesaikan pekerjaan demi menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
Tindak Lanjut Arahan Camat Muncang
Program Gotong Royong Jumat Bersih yang dilaksanakan Pemdes Pasireurih merupakan tindak lanjut arahan Camat Muncang kepada seluruh pemerintah desa di wilayah Kecamatan Muncang.
Melalui program tersebut, pemerintah kecamatan mendorong desa-desa untuk rutin melaksanakan kegiatan kebersihan setiap hari Jumat. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan mendukung kualitas hidup masyarakat.
Kepala Desa Pasireurih, Muhaemin, menegaskan bahwa Pemerintah Desa Pasireurih mendukung penuh program yang digagas Pemerintah Kecamatan Muncang.
Menurutnya, kebersihan lingkungan memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Selain menjaga kesehatan, kegiatan tersebut juga memperkuat semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat desa.
“Kegiatan Jumat Bersih ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bapak Camat Muncang kepada seluruh desa agar rutin melaksanakan kegiatan kebersihan lingkungan setiap hari Jumat. Kami menyambut baik program tersebut karena kebersihan lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan desa yang sehat, nyaman, dan tertata,” ujar Muhaemin.
Lebih lanjut, ia menilai keberhasilan menjaga lingkungan tidak hanya bergantung pada pemerintah desa. Peran aktif masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

























