Klaim Percakapan WhatsApp dan Voice Note
Mukhtar juga mengaku menerima percakapan WhatsApp dan pesan suara dari Jamar setelah kejadian.
Dalam percakapan tersebut, Jamar disebut mengelak bahwa mobil dalam kondisi terparkir saat insiden terjadi.
Mukhtar juga mengutip isi pesan suara (voice note) yang dikirim dalam percakapan tersebut.
“Udah jangan takut, lanjut, lanjut aja,” demikian isi pesan suara yang dikutip Mukhtar.
Mukhtar menilai isi pesan tersebut sebagai dorongan agar perkara dilanjutkan ke jalur hukum.
Selain itu, Jamar disebut menyampaikan bahwa dirinya masih dalam kondisi sakit pascakejadian. Dalam percakapan yang sama, ia juga menyinggung memiliki relasi keluarga di beberapa wilayah seperti Muncang, Rangkasbitung, dan Gajrug, serta menyebut memiliki kedekatan dengan sejumlah pihak.
Namun demikian, seluruh isi percakapan tersebut masih berupa keterangan dari Mukhtar dan belum dapat diverifikasi secara independen oleh redaksi.
Klaim Pesan Suara Diduga dari Lingkungan Kodim
Mukhtar juga mengaku menerima pesan suara lain yang diteruskan oleh Jamar.
Dalam keterangan Mukhtar, suara dalam rekaman tersebut disebut berasal dari seseorang yang diklaim oleh Jamar sebagai pihak yang berasal dari lingkungan Kodim Lebak, yang menyarankan agar perkara dilanjutkan ke proses hukum.
Namun hingga saat ini, identitas pemilik suara tersebut belum dapat dipastikan dan belum dapat diverifikasi secara independen.
Redaksi juga belum memperoleh konfirmasi dari pihak terkait mengenai isi maupun sumber pesan suara tersebut.
Siap Tempuh Jalur Hukum
Mukhtar menegaskan dirinya tetap membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan, namun siap mengikuti proses hukum apabila tidak ditemukan kesepakatan.
“Saya sebenarnya mengedepankan penyelesaian secara baik-baik. Namun karena tidak ada titik temu dan mereka memilih jalur hukum, saya siap mengikuti proses yang berlaku,” ujarnya.
Menunggu Klarifikasi Para Pihak
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Jamar maupun Joy belum memberikan keterangan resmi atas berbagai pernyataan yang disampaikan Mukhtar.
Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada seluruh pihak terkait guna menjaga prinsip keberimbangan, akurasi, dan independensi informasi sesuai Kode Etik Jurnalistik.

























