ArtistikNews
Posted in

JI Soroti Pentingnya Keberimbangan Informasi dalam Pemberitaan Proyek Jalan di Cisimeut Induk

JI menilai pemberitaan proyek jalan di Desa Cisimeut Induk perlu mengedepankan fakta, keberimbangan, dan informasi yang utuh agar masyarakat memperoleh pemahaman yang objektif. (Istimewa)
JI menilai pemberitaan proyek jalan di Desa Cisimeut Induk perlu mengedepankan fakta, keberimbangan, dan informasi yang utuh agar masyarakat memperoleh pemahaman yang objektif. (Istimewa)

LEBAK, ARTISTIKNEWS.comPolemik yang berkembang terkait pemberitaan proyek pembangunan jalan di Desa Cisimeut Induk, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, mendapat tanggapan dari M Juhr. Ia menegaskan bahwa pandangan yang disampaikannya sejak awal bukan ditujukan kepada individu tertentu, melainkan sebagai bentuk perhatian terhadap kualitas informasi yang diterima masyarakat. Senin (15/6/2026).

Menurut M Juhri, masyarakat berhak memperoleh informasi yang lengkap dan proporsional agar dapat memahami sebuah persoalan secara menyeluruh. Karena itu, ia menilai media memiliki tanggung jawab besar dalam menyajikan fakta yang utuh sebelum sebuah informasi dipublikasikan.

“Saya tidak pernah memiliki kepentingan menyerang siapa pun secara pribadi. Yang menjadi perhatian saya adalah bagaimana informasi disampaikan kepada masyarakat secara lengkap dan proporsional,” ujar M Juhri.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas berbagai pembahasan yang muncul setelah proyek pembangunan jalan di wilayah tersebut menjadi perhatian publik.

Peran Media dalam Menyajikan Informasi yang Utuh

M Juhri menilai fungsi media tidak hanya menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga menjalankan peran kontrol sosial yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat.

Dalam menjalankan fungsi tersebut, wartawan dituntut untuk mengedepankan prinsip-prinsip jurnalistik, mulai dari verifikasi data, akurasi informasi, hingga keberimbangan narasumber. Menurutnya, langkah tersebut penting agar berita yang diterbitkan tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Ia menekankan bahwa setiap informasi yang dipublikasikan sebaiknya didukung oleh data yang memadai dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, publik dapat menilai suatu persoalan berdasarkan fakta, bukan asumsi ataupun dugaan.

Data pada Papan Proyek Dinilai Penting untuk Disampaikan

Dalam keterangannya, JI juga menyoroti proyek pembangunan jalan yang menjadi bahan perbincangan publik. Ia menjelaskan bahwa pada lokasi pekerjaan telah tersedia papan informasi kegiatan yang memuat berbagai data penting terkait proyek tersebut.

Informasi yang tercantum di papan proyek, kata dia, mencakup nomor kegiatan, sumber pendanaan, nilai kontrak pekerjaan, lokasi proyek, identitas pelaksana kegiatan, hingga waktu pelaksanaan pekerjaan.

Menurut M Juhri, keberadaan data tersebut seharusnya menjadi bagian dari bahan informasi yang dapat disampaikan kepada masyarakat melalui pemberitaan media.

“Ketika media menyampaikan sebuah informasi, masyarakat berhak mengetahui seluruh fakta yang tersedia, termasuk informasi yang tercantum pada papan proyek maupun data pendukung lainnya,” katanya.

Ia berpendapat bahwa penyajian data yang lengkap akan membantu masyarakat memahami kondisi sebenarnya di lapangan. Selain itu, langkah tersebut juga dapat menghindarkan munculnya penilaian yang terburu-buru sebelum seluruh fakta diketahui secara menyeluruh.

Kritik terhadap Pemberitaan Dinilai Sebagai Hal Wajar

M Juhri memandang kritik terhadap sebuah karya jurnalistik sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses kerja pers. Menurutnya, kritik dapat menjadi sarana evaluasi untuk meningkatkan kualitas pemberitaan sekaligus memperkuat profesionalisme media.

Ia menegaskan bahwa masukan yang disampaikan tidak dimaksudkan untuk menyerang pihak tertentu. Sebaliknya, kritik tersebut bertujuan mendorong agar informasi yang diterima masyarakat semakin akurat dan berimbang.

Dalam dunia jurnalistik, kata dia, ruang diskusi dan perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar selama tetap mengedepankan etika profesi dan menghormati fakta yang ada.

M Juhri juga mengingatkan bahwa media memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini dan persepsi publik. Oleh karena itu, penggunaan istilah, pemilihan sudut pandang, hingga penyusunan kesimpulan dalam sebuah berita harus dilakukan secara hati-hati dan berdasarkan data yang valid.

Profesionalisme Pers Harus Tetap Dijaga

Lebih lanjut, M Juhri mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia menilai media memiliki kontribusi penting dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyebaran informasi yang benar, objektif, dan dapat diuji kebenarannya.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap media hanya dapat dipertahankan apabila setiap informasi yang disampaikan berlandaskan fakta serta melalui proses verifikasi yang memadai.

“Kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Karena itu saya berharap setiap pihak tetap mengedepankan profesionalisme dan menjadikan fakta sebagai dasar utama dalam pemberitaan,” ujarnya.

Ia berharap polemik yang muncul belakangan ini dapat dijadikan bahan evaluasi bersama oleh seluruh pihak, khususnya kalangan pers. Perbedaan pandangan, menurutnya, tidak seharusnya berkembang menjadi persoalan personal apabila semua pihak tetap menjunjung etika jurnalistik dan mengutamakan kepentingan publik.

Kepercayaan Publik Menjadi Modal Utama Media

M Juhri meyakini bahwa media yang profesional akan selalu mengutamakan fakta, verifikasi, dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Ketiga prinsip tersebut menjadi fondasi utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pers.

Di tengah derasnya arus informasi saat ini, masyarakat membutuhkan media yang mampu menghadirkan informasi akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh sebab itu, ia menilai kualitas pemberitaan harus terus menjadi perhatian seluruh insan pers.

Dengan menjaga standar jurnalistik yang baik, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga berperan memperkuat demokrasi melalui penyajian fakta yang objektif dan berimbang kepada masyarakat.

(Red-AN).

Terbaru Lainnya

Artikel Pilihan

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten ini dilindungi. Kalau mau pakai atau mengutip, silakan izin dulu ya

error: Content is protected !!