Komitmen Transparansi dan Pengawasan Publik
Dalam hal pengadaan perlengkapan siswa, termasuk sepatu dan kebutuhan lainnya, Gus Ipul menegaskan pentingnya transparansi. Ia mengingatkan semua pihak agar tidak melakukan praktik yang menyimpang.
“Tidak boleh ada lobby, tidak boleh ada titipan, tidak boleh ada rekayasa, tidak boleh ada hal-hal yang menyimpang dalam proses pengadaan,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi seluruh proses agar berjalan bersih dan sesuai aturan.
Pesan Harapan untuk Generasi Mendatang
Di akhir kunjungan, Gus Ipul menyampaikan apresiasi kepada para pekerja yang terus mendorong percepatan pembangunan. Ia juga menuliskan pesan inspiratif pada plakat di lokasi proyek.
“Sekolah ini tidak hanya dibangun dari batu dan semen tetapi dengan harapan anak-anak dari keluarga yang tidak mampu untuk tumbuh setara.”
Pesan tersebut menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan simbol harapan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem agar memperoleh masa depan yang lebih baik.(Sumber: kemensos.go.id).
