Sebaliknya, Bosnia dan Herzegovina mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk meningkatkan tekanan. Namun, Amerika Serikat mampu menjaga organisasi permainan hingga memasuki fase akhir pertandingan.
Pada momen krusial, Malik Tillman tampil sebagai penentu kemenangan. Tillman mencetak gol melalui tendangan bebas yang memastikan Amerika Serikat mempertahankan keunggulan.
Gol tersebut sekaligus membawa tim tuan rumah mengamankan tempat di babak 16 besar.
Babak Gugur Tunjukkan Ketatnya Persaingan
Rangkaian pertandingan babak 32 besar memperlihatkan persaingan yang semakin ketat menuju fase selanjutnya. Tidak ada tim yang mampu meraih kemenangan dengan mudah.
Inggris membutuhkan sentuhan Harry Kane untuk mengatasi RD Kongo. Di sisi lain, Belgia menunjukkan mental kuat saat bangkit dari ketertinggalan dua gol.
Sementara itu, Amerika Serikat membuktikan kemampuannya bertahan di bawah tekanan meski bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit. Ketiga tim tersebut kini bersiap menghadapi tantangan yang lebih berat pada babak 16 besar.
Lolosnya Belgia, Inggris, dan Amerika Serikat sekaligus menambah daftar pertandingan menarik yang diperkirakan akan tersaji pada fase berikutnya. (Sumber: fifa.com).
























