Dinsos Lebak Perkuat Pelayanan Sosial
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Lebak hadir bersama jajarannya dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap program pelayanan sosial di Kecamatan Muncang.
Selain menghadiri kegiatan, Dinas Sosial Kabupaten Lebak juga mendorong kerja sama antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat. Oleh karena itu, berbagai pihak terus memperkuat koordinasi dalam setiap program sosial.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting karena pelayanan sosial tidak bisa dilakukan sendiri. Berbagai pihak perlu bekerja sama agar masyarakat yang membutuhkan benar-benar merasakan manfaat program tersebut,” ujarnya.
Tenaga Medis Layani Seluruh Peserta
Perwakilan Kecamatan Muncang, Edih Lesmana, turut menghadiri kegiatan tersebut. Sementara itu, Kepala Desa Sukanagara dan tokoh masyarakat setempat juga memberikan dukungan.
Empat tenaga medis dari UPTD Puskesmas Muncang menangani seluruh peserta sunatan massal. Mereka memeriksa kondisi kesehatan peserta sebelum menjalankan proses khitan.
Selanjutnya, tim medis memastikan setiap tahapan berjalan aman dan sesuai prosedur kesehatan. Para orang tua juga mendampingi anak-anak mereka selama proses berlangsung.
Tak hanya itu, tenaga kesehatan memberikan edukasi mengenai perawatan pasca-khitan. Langkah tersebut membantu peserta menjalani masa pemulihan dengan lebih baik.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan tersebut. Bahkan, warga terlihat aktif berinteraksi dengan panitia dan tenaga kesehatan selama kegiatan berlangsung.
Program Sosial yang Memberikan Manfaat Nyata
Program sunatan massal gratis membantu keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Melalui program ini, orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pelaksanaan khitan anak mereka.
Selain memberikan layanan kesehatan, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya khitan yang aman karena tenaga medis menangani prosesnya secara profesional.
Di sisi lain, kegiatan tersebut memperkuat hubungan antara pemerintah, lembaga sosial, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Kolaborasi itu menunjukkan semangat gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat.
Sentra Galih Pakuan Bogor, Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Forum LKS Kabupaten Lebak, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat menunjukkan kerja sama yang solid dalam kegiatan tersebut.
Berbagai pihak berharap mereka dapat melanjutkan program serupa pada masa mendatang. Dengan demikian, lebih banyak masyarakat dapat memperoleh manfaat dari pelayanan sosial yang hadir langsung di lingkungan mereka.
























