SERANG, ARTISTIKNEWS.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Banten Ormas Badak Banten menggelar rapat kerja (raker) pada Sabtu, 16 Mei 2026, di Hotel Puri Kayana, Kota Serang. Kegiatan tersebut menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan program kerja untuk periode mendatang.
Raker mengangkat tema “Menguatkan Solidaritas Organisasi dan Mewujudkan BADAK Banten yang Bermanfaat & Mandiri.” Pengurus DPW dan perwakilan DPD Badak Banten se-Provinsi Banten mengikuti kegiatan sejak pukul 08.00 WIB.
Ketua Umum Badak Banten, TB. Ai Samsuri, hadir bersama Ketua DPW Badak Banten Asep Pahrudin dan jajaran pengurus lainnya. Forum itu membahas evaluasi program organisasi, penguatan kader, hingga langkah strategis untuk meningkatkan peran sosial organisasi.
Pengurus memanfaatkan rapat kerja untuk mengevaluasi program kerja tahun 2025–2026. Peserta juga menyusun rencana strategis organisasi untuk periode 2026–2027.
Peserta raker membahas penguatan komunikasi antar-DPD agar koordinasi organisasi berjalan lebih efektif. Mereka juga menyoroti peningkatan kapasitas kader supaya organisasi mampu menghadapi perkembangan sosial masyarakat.
TB. Ai Samsuri menegaskan pentingnya menjaga nilai organisasi di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
“Badak Banten lebih dari sekadar persaudaraan. Kita harus hadir sebagai organisasi yang bermartabat, mandiri, dan benar-benar berdaya guna untuk masyarakat Banten,” tegasnya.
Ia meminta seluruh kader menjaga loyalitas dan kekompakan organisasi dalam menjalankan program kerja di daerah masing-masing.
“Rapat kerja ini harus menjadi momentum memperkuat persatuan, menjaga loyalitas organisasi, serta membangun semangat kebersamaan agar Badak Banten semakin solid dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Fokus Penguatan Solidaritas
Ketua DPW Badak Banten Asep Pahrudin menyebut tema raker menjadi jawaban atas tantangan organisasi ke depan. Menurutnya, organisasi harus berkembang dan memberi manfaat nyata kepada masyarakat.
“Badak Banten harus hadir sebagai organisasi yang bukan hanya besar dalam nama, tetapi juga bermanfaat nyata bagi masyarakat dan mandiri secara kelembagaan. Solidaritas adalah modal utama kita untuk sampai ke sana,” ujarnya.
Asep menjelaskan bahwa pengurus fokus memperkuat soliditas internal dan kualitas kader. Organisasi juga ingin menyusun langkah kerja yang lebih terukur dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, komunikasi aktif antarwilayah menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas organisasi. Karena itu, DPW dan DPD perlu memperkuat koordinasi dalam menjalankan program kerja.
Selain membahas program internal, peserta raker juga membicarakan pengembangan kegiatan sosial dan ekonomi kemasyarakatan. Organisasi ingin memperluas kontribusi melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Pengurus turut membahas pengembangan usaha internal organisasi. Langkah itu bertujuan mendukung kemandirian kelembagaan dan keberlangsungan program kerja di masa mendatang.
Raker juga memuat pembekalan wawasan kebangsaan bagi kader. Materi tersebut bertujuan memperkuat pemahaman anggota terhadap nilai persatuan dan kebangsaan.
Melalui rapat kerja itu, DPW Badak Banten berharap seluruh jajaran organisasi memiliki arah kebijakan yang lebih terukur dan adaptif. Organisasi juga ingin meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat di Provinsi Banten.
Seluruh peserta kemudian menutup kegiatan dengan deklarasi komitmen bersama. Mereka sepakat menjaga solidaritas organisasi dan memperluas peran Badak Banten dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di tingkat daerah maupun provinsi.
