Posted in

Mensos Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati, Kemensos Dampingi Korban

Foto: Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan pernyataan terkait penanganan dugaan kekerasan seksual di lingkungan pesantren di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sekaligus memastikan pendampingan dan perlindungan bagi para santri. (Sumber: kemensos.go.id).

JAKARTA, ARTISTIKNEWS.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengecam dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan pimpinan pondok pesantren terhadap santriwati di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Ia menilai tindakan tersebut mencoreng fungsi pesantren sebagai tempat pendidikan agama dan pembentukan moral. Jumat (8/5/2026).

Kemensos Turunkan Tim Pendampingan

Gus Ipul menegaskan pesantren harus menjadi ruang aman bagi para santri untuk belajar dan membangun karakter. Karena itu, ia mengaku sangat kecewa saat mendengar dugaan penyimpangan yang terjadi di lingkungan pendidikan keagamaan.

“Kami tidak hanya berhati-hati, kami mengecam keras, kami kecewa, kami sungguh-sungguh mengutuk ada pesantren dijadikan kedok,” ujar Gus Ipul.

Menanggapi kasus tersebut, Kementerian Sosial langsung mengirimkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus mendampingi korban dan keluarga. Langkah itu bertujuan memastikan korban memperoleh perlindungan dan dukungan selama proses penanganan berlangsung.

Menurut Gus Ipul, tim Kemensos terus membangun komunikasi dengan keluarga korban secara bertahap. Hasil asesmen nantinya menjadi dasar penentuan bantuan dan program pemberdayaan yang sesuai kebutuhan korban.

“Kita asesmen, nanti kita lakukan pembicaraan lebih lanjut dengan keluarganya dan kira-kira apa yang bisa kita berikan dukungan dalam rangka pemberdayaan. Jadi, tim dari Kemensos sudah ada di sana dan kita sedang melakukan dialognya secara bertahap,” jelasnya.

Layanan Pemulihan Korban Disiapkan

Selain pendampingan awal, Kemensos juga menyiapkan layanan psikososial dan residensial guna membantu proses pemulihan korban. Pemerintah memastikan fasilitas layanan di wilayah Pati siap mendukung pemulihan kondisi mental maupun sosial korban.

Gus Ipul menilai pemulihan korban membutuhkan proses berkelanjutan, bukan hanya bantuan sementara. Oleh sebab itu, pemerintah mendorong dukungan lintas sektor agar penanganan korban berjalan maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten ini dilindungi. Kalau mau pakai atau mengutip, silakan izin dulu ya