Imbauan Terkait Informasi Haji
Pihaknya mengingatkan masyarakat dan media agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi terkait haji. Ia menilai, informasi yang tidak akurat dapat menimbulkan kesalahpahaman dan merugikan banyak pihak.
“Kami berharap tidak ada lagi informasi yang dipelintir. Sistem yang kami gunakan sudah transparan dan berbasis online melalui Siskohat. Informasi yang tidak benar sangat merugikan,” tegasnya.
Penegasan Soal Isu Lama
Ia juga menanggapi isu yang sempat muncul terkait dugaan penjualan porsi haji. Menurutnya, kasus tersebut telah ditangani oleh aparat penegak hukum dan dinyatakan selesai.
Halimatussadiah menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan telah memberikan kejelasan. Meski begitu, ia mengakui bahwa isu tersebut sempat berdampak pada reputasi institusi.
“Alhamdulillah, dengan adanya pemeriksaan dari APH, persoalan tersebut sudah jelas dan selesai. Namun demikian, dampaknya cukup besar terhadap nama baik kami,” pungkasnya. (Red).
