Posted in

Strategi Inovasi UMKM Ditekankan di Inabuyer Expo 2026 untuk Perluas Akses Pasar

Foto: Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza saat membuka Inabuyer B2B2G Expo 2026 di Jakarta, menyoroti pentingnya inovasi dan kemitraan bisnis bagi pelaku UMKM. (Sumber: umkm.go.id).

JAKARTA, ARTISTIKNEWS.com – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan bahwa pelaku UMKM harus aktif berinovasi, menjaga kualitas produk, dan memahami kebutuhan pasar. Ia menyampaikan hal itu saat membuka Inabuyer B2B2G Expo 2026 di Jakarta, Menurutnya, langkah tersebut menentukan kemampuan UMKM untuk berkembang dan menjalin kerja sama jangka panjang. Rabu (6/5/2026).

Dorongan UMKM Naik Kelas

Helvi menilai, pelaku UMKM perlu membangun sinergi agar mampu menembus rantai pasok industri besar. Selain itu, mereka juga harus memperkuat akses pembiayaan dan memperluas jaringan pemasaran. Ia menyebutkan bahwa upaya tersebut akan membantu UMKM naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas.

Ia menjelaskan bahwa UMKM memegang peran penting dalam transformasi ekonomi nasional. Sepanjang tahun 2025, ekonomi Indonesia tumbuh stabil di angka 5,11 persen. Pertumbuhan ini didorong oleh konsumsi domestik yang kuat, peningkatan investasi, belanja pemerintah, serta kinerja ekspor yang tetap terjaga.

“UMKM harus terhubung dengan ekosistem usaha besar. Mereka juga perlu memperluas akses pasar dan pembiayaan agar bisa berkembang lebih cepat,” ujar Helvi.

Peran Inabuyer dalam Membuka Peluang

Kementerian UMKM terus memperluas akses pasar melalui penyelenggaraan Inabuyer B2B2G Expo 2026. Acara ini berlangsung pada 5 hingga 7 Mei 2026 di Gedung Smesco, Jakarta. Pemerintah menggandeng Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Helvi menuturkan bahwa Inabuyer memberikan peluang luas bagi UMKM potensial. Mereka dapat bertemu langsung dengan berbagai pihak, termasuk BUMN, pengelola infrastruktur, hingga perusahaan ritel besar. Ajang ini juga membuka akses ke kementerian dan lembaga negara.

Ia menambahkan bahwa pelaku UMKM bisa mengikuti berbagai program strategis. Program tersebut meliputi Rumah Rakyat, Sekolah Rakyat, hingga Makan Bergizi Gratis. Semua program ini membutuhkan partisipasi pelaku usaha dalam penyediaan barang dan jasa.

“Inabuyer menghadirkan fasilitas lengkap, mulai dari konsultasi, akses pembiayaan, hingga business matching dengan pembeli. Pelaku UMKM harus memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten ini dilindungi. Kalau mau pakai atau mengutip, silakan izin dulu ya