Koordinasi dan Komunikasi Jadi Prioritas
Selain mengevaluasi kesiapan teknis, panitia juga membahas penggunaan kostum dan atribut petugas upacara. Panitia memastikan kesiapan seragam, perlengkapan Paskibra, hingga kebutuhan operasional setiap seksi sebelum hari pelaksanaan.
H. Agus Salim kembali mengingatkan agar seluruh koordinator aktif menyampaikan perkembangan maupun kebutuhan kepada panitia inti.
“Saya berharap seluruh panitia menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong. Jangan ragu menyampaikan masukan, kendala, ataupun kebutuhan dari masing-masing seksi. Semakin baik komunikasi yang dibangun, semakin mudah pula kita menyelesaikan setiap persoalan. Keberhasilan peringatan HUT RI ini merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pengurus inti, tetapi seluruh panitia yang telah diberikan amanah,” ujarnya.
Ia menilai semangat kebersamaan akan menjadi modal utama dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Karena itu, hasil rapat harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh seksi sesuai bidang masing-masing.
Istighosah Menutup Rangkaian Peringatan
Panitia juga menetapkan pelaksanaan istighosah pada malam 17 Agustus sebagai penutup rangkaian kegiatan HUT Ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Muncang.
Melalui kegiatan tersebut, panitia mengajak masyarakat memanjatkan doa dan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia.
Selain menjadi agenda keagamaan, istighosah diharapkan mampu mempererat kebersamaan warga setelah seluruh rangkaian perlombaan dan upacara selesai dilaksanakan.
Panitia juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang telah disusun. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, panitia optimistis peringatan HUT Ke-81 RI di Kecamatan Muncang akan berlangsung tertib, meriah, dan penuh makna. (Red).











