JAKARTA | ARTISTIKNEWS.COM – Pemerintah mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria menyampaikan dorongan itu dalam Gala Dinner dan Serah Terima Amanah (SERTINAH) Pengurus Komunitas Tangan Di Atas (TDA) di Jakarta Selatan, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Nezar menilai pelaku UMKM perlu melangkah lebih jauh setelah masuk ke ekosistem digital. Menurutnya, pemanfaatan teknologi harus memberikan dampak nyata terhadap perkembangan usaha.
Digitalisasi UMKM Perlu Naik Tahap
Nezar melihat arah digitalisasi UMKM saat ini perlu mengalami perubahan. Pemerintah tidak lagi hanya mendorong pelaku usaha untuk masuk ke platform digital.
Fokus berikutnya harus mengarah pada peningkatan produktivitas dan kemampuan bersaing. Dengan begitu, konektivitas internet dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi kegiatan ekonomi masyarakat.
“Kalau dulu kita masih pakai bendera go digital, UMKM go digital, sekarang saya kira kita harus mengarah kepada go produktif dan go kompetitif,” ujarnya dalam Gala Dinner dan Serah Terima Amanah (SERTINAH) Pengurus Komunitas Tangan Di Atas (TDA) di Jakarta Selatan, Sabtu (22/08/2026).
Pernyataan tersebut menandai pentingnya perubahan orientasi dalam pemanfaatan teknologi oleh pelaku UMKM. Platform digital tidak cukup hanya menjadi tempat bagi pelaku usaha untuk hadir dan memasarkan produk.
Internet Harus Beri Dampak Ekonomi
Pemerintah kini mengarahkan konektivitas internet agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Penetrasi internet nasional telah mencapai 80,6 persen.
Angka tersebut menunjukkan semakin luasnya akses masyarakat terhadap internet. Karena itu, pemerintah mendorong agar konektivitas tersebut mendukung kegiatan produktif, termasuk pengembangan usaha UMKM.
Nezar menilai pelaku UMKM dapat menggunakan berbagai platform digital untuk memperluas kegiatan usaha. Pemanfaatan tersebut juga dapat membantu pelaku usaha meningkatkan skala bisnis.
Dengan strategi itu, digitalisasi tidak berhenti pada persoalan akses teknologi. Pelaku UMKM juga perlu memanfaatkan akses tersebut untuk menciptakan pertumbuhan usaha yang lebih kuat.
Platform Digital Buka Peluang UMKM Naik Kelas
Pemanfaatan platform digital dapat membuka peluang bagi UMKM untuk berkembang. Pelaku usaha dapat menggunakan teknologi untuk memperluas aktivitas bisnis dan menjangkau peluang baru.
Nezar menyebut sejumlah UMKM telah menunjukkan perkembangan setelah memanfaatkan ekosistem digital. Sebagian pelaku usaha bahkan mampu memperbesar bisnis hingga menjangkau pasar global.
“Ada banyak sekali contoh-contoh yang bisa kita lihat, dengan adanya go produktif dan go kompetitif melalui platform digital ini, sejumlah UMKM naik kelas, sejumlah UMKM juga bisa besar. Dan ada banyak yang sudah go global juga,” jelasnya.
Menurut Nezar, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa teknologi dapat mendukung pertumbuhan UMKM. Namun, pelaku usaha tetap perlu mengoptimalkan pemanfaatannya agar teknologi benar-benar menunjang produktivitas dan daya saing.
Kolaborasi Perkuat Daya Saing UMKM
Selain pemanfaatan teknologi, Nezar menilai pelaku UMKM membutuhkan kolaborasi untuk memperkuat perkembangan usaha. Pertumbuhan bisnis tidak selalu dapat dilakukan secara mandiri.
Ekosistem usaha yang saling mendukung dapat membantu pelaku UMKM memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru. Jaringan tersebut juga dapat membuka peluang kerja sama antarpelaku usaha.
Wamen Nezar melihat filosofi Komunitas Tangan Di Atas (TDA) memiliki keterkaitan dengan kebutuhan tersebut. Menurutnya, semangat membangun usaha bersama dapat memperkuat ekosistem UMKM.











