ArtistikNews
Posted in

Prabowo Dorong Penguatan Olahraga Nasional, Pembinaan Atlet Disabilitas Jadi Fokus

Prabowo Dorong Penguatan Olahraga Nasional, Pembinaan Atlet Disabilitas Jadi Fokus
Menpora Erick Thohir menyampaikan keterangan terkait program pembangunan olahraga nasional, pembinaan atlet disabilitas, dan penguatan sistem pembinaan atlet Indonesia usai bertemu Presiden Prabowo Subianto. (Istimewa)

JAKARTA, ARTISTIKNEWS.com – Presiden Prabowo Subianto mempertegas komitmennya untuk memperkuat pembangunan olahraga nasional secara inklusif dan berkelanjutan. Komitmen tersebut mencakup pengembangan atlet, peningkatan sistem pembinaan, hingga perluasan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk terlibat dalam dunia olahraga.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan hal tersebut usai bertemu Presiden Prabowo bersama pelatih Tim Nasional Indonesia John Herdman di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Jawa Barat, Jumat, 19 Juni 2026.

Pertemuan itu membahas sejumlah program prioritas olahraga nasional. Pembinaan olahraga disabilitas menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian khusus.

Pemerintah Perkuat Pembinaan Olahraga Disabilitas

Erick mengatakan Presiden Prabowo memberi perhatian besar terhadap pengembangan olahraga disabilitas di Indonesia. Pemerintah juga mendorong langkah konkret agar masyarakat penyandang disabilitas memperoleh ruang yang lebih luas dalam dunia olahraga.

Menurut Erick, pemerintah menyiapkan program sertifikasi kepelatihan bagi penyandang disabilitas. Program itu bertujuan membuka kesempatan bagi mereka untuk menjadi pelatih dan ikut berkontribusi dalam pembinaan olahraga nasional.

“Yang pasti Bapak Presiden sangat peduli dengan olahraga disabilitas. Makanya salah satu program yang memang kita terus dorong bagaimana masyarakat disabilitas di Indonesia ini kan totalnya hampir 23,9 juta atau 25,9 juta yang gemar berolahraga. Itu hampir 11 persen. Artinya dengan itu Bapak Presiden ingin mendorong para orang disabilitas ini benar-benar diperhatikan. Nah salah satunya kita punya, yang saya sampaikan Bapak Presiden, program bagaimana sertifikasi kepelatihan untuk mereka,” ujar Erick.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga. Pemerintah juga ingin memastikan seluruh kelompok masyarakat memperoleh kesempatan yang sama.

Pemerintah Siapkan Sistem Pembinaan Jangka Panjang

Selain membahas olahraga disabilitas, Erick juga melaporkan kebutuhan pembangunan olahraga nasional yang berorientasi jangka panjang.

Ia menjelaskan bahwa program pemusatan latihan nasional membutuhkan dukungan anggaran yang berkelanjutan. Menurutnya, program tersebut tidak dapat berjalan optimal jika hanya menggunakan sistem pembiayaan tahunan.

“Bahwa kebijaksanaan mengenai anggaran, karena yang namanya pelatnas tidak mungkin dianggarkan per tahun, itu harus multi years, dan Bapak Presiden sepakat karena memang mempersiapkan bagaimana masa depan atlet kita untuk Olimpiade, SEA Games, Asian Games, apalagi hari ini banyak sekali para atlet kita mulai menunjukkan prestasinya,” kata Erick.

Presiden mendukung skema pembiayaan jangka panjang tersebut. Dukungan itu bertujuan agar proses pembinaan atlet berjalan secara konsisten.

Terbaru Lainnya

Artikel Pilihan

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten ini dilindungi. Kalau mau pakai atau mengutip, silakan izin dulu ya

error: Content is protected !!