LEBAK, ARTISTIKEWS.com – Pemerintah Desa Pasireurih bersama masyarakat menggelar kegiatan Kerja Bakti BBGRM (Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat) di wilayah batas Jalan Corogol menuju Kampung Gunung Batu, Desa Pasireurih, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan aparat desa, tokoh masyarakat, pemuda, hingga warga dari Kampung Gunung Batu dan Panyaweuyan. Sejak pagi hari, masyarakat sudah berkumpul di lokasi sambil membawa peralatan kerja seperti cangkul, golok, sapu lidi, dan alat kebersihan lainnya.
Warga membersihkan saluran air, memangkas rumput liar, serta merapikan sisi jalan yang mulai tertutup semak belukar. Selain itu, masyarakat juga memperbaiki beberapa titik jalan yang mulai rusak agar akses warga tetap nyaman digunakan.
Kepala Desa Pasireurih, Muhaemin, mengatakan kegiatan gotong royong menjadi bagian penting dalam menjaga kekompakan masyarakat desa. Menurutnya, budaya kebersamaan harus terus dipertahankan karena memiliki manfaat besar bagi kehidupan sosial masyarakat.
“Melalui kegiatan BBGRM ini, kami ingin menjaga budaya gotong royong agar tetap hidup di tengah masyarakat. Selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antarwarga,” ujar Muhaemin.
Ia menilai antusias masyarakat dalam mengikuti kerja bakti masih cukup tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang hadir dan ikut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kekuatan masyarakat desa dalam menjaga lingkungan dan menyelesaikan berbagai pekerjaan bersama secara swadaya.
Fokus Bersihkan Jalan dan Lingkungan
Dalam kegiatan itu, warga memusatkan pekerjaan di sepanjang batas Jalan Corogol menuju Kampung Gunung Batu. Mereka membersihkan sampah dan tanah yang menutup saluran air agar aliran tetap lancar saat hujan turun.
Warga juga merapikan area pinggir jalan supaya akses kendaraan dan pejalan kaki lebih aman. Beberapa warga terlihat mengangkut ranting pohon dan rumput hasil pembersihan ke lokasi pembuangan sementara.
Kepala Desa Pasireurih menambahkan bahwa kegiatan kerja bakti tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.
“Kami berharap masyarakat tetap kompak dan terus menjaga lingkungan bersama-sama. Kalau pekerjaan dilakukan bersama, tentu hasilnya juga akan lebih ringan dan cepat selesai,” katanya.
Ia juga berharap generasi muda dapat terus menjaga tradisi gotong royong yang sudah menjadi budaya masyarakat pedesaan sejak dulu.
Warga Nilai Gotong Royong Sangat Bermanfaat
Solihin salah seorang warga Kampung Gunung Batu, mengaku senang bisa ikut dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Menurutnya, gotong royong memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena lingkungan menjadi lebih bersih dan nyaman.
“Kalau jalan bersih dan saluran air lancar, masyarakat juga lebih nyaman saat beraktivitas sehari-hari. Jadi kegiatan seperti ini memang sangat bermanfaat,” ujarnya.
Ia mengatakan kegiatan kerja bakti juga menjadi momen berkumpul dan mempererat hubungan antarwarga yang selama ini terjalin baik.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Dede, yang menilai budaya gotong royong harus terus dipertahankan oleh masyarakat desa. Menurutnya, kebersamaan menjadi modal penting dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan terawat.
“Dengan gotong royong, pekerjaan terasa lebih ringan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berjalan supaya kekompakan warga tetap terjaga,” katanya.
Kegiatan BBGRM tersebut berlangsung hingga siang hari dalam suasana penuh kebersamaan. Setelah pekerjaan selesai, warga beristirahat bersama sambil berbincang di sekitar lokasi kegiatan.
Masyarakat berharap kegiatan kerja bakti rutin terus dilaksanakan agar lingkungan desa tetap bersih, jalan kampung terawat, dan hubungan sosial antarwarga semakin erat. (Red)
