LEBAK, ARTISTIKNEWS.com – Keluarga Amaliah Wati atau yang akrab disapa Yaya melaporkan hilangnya perempuan berusia 20 tahun tersebut ke Polsek Muncang, Kabupaten Lebak, pada Kamis (6/2/2025). Laporan itu dilakukan setelah pihak keluarga kehilangan kontak dan tidak mengetahui keberadaan Yaya selama delapan bulan terakhir.
Pihak keluarga mengaku terus berupaya mencari informasi mengenai keberadaan Amaliah Wati sejak terakhir kali mengetahui kabarnya pada Juni 2024. Namun hingga memasuki awal 2025, keluarga belum mendapatkan informasi pasti terkait lokasi maupun aktivitas yang dijalani Yaya.
Situasi tersebut membuat keluarga memutuskan menempuh jalur pelaporan kepada aparat kepolisian agar proses pencarian dapat berjalan lebih luas dan terkoordinasi.
Muktar atau yang akrab disapa Ambon mengatakan, keluarga merasa khawatir karena tidak mengetahui kondisi Yaya selama meninggalkan rumah.
“Kami sangat khawatir karena tidak tahu di mana Yaya berada. Karena itu saya memutuskan melapor ke Polsek Muncang agar masalah ini segera ditangani,” ujar Ambon.
Laporan tersebut langsung mendapat respons dari aparat Polsek Muncang. Keluarga pun mengapresiasi langkah cepat polisi yang segera menindaklanjuti informasi yang disampaikan.
Keluarga Dapat Informasi Yaya Diduga Bekerja di Jakarta Barat
Di tengah upaya pencarian, keluarga memperoleh informasi baru dari sejumlah teman dekat Yaya. Informasi tersebut menyebutkan bahwa perempuan itu diduga bekerja di salah satu cabang PT Kiip Kiip Indonesia yang berada di wilayah Jakarta Barat.
Menurut Ambon, informasi itu menjadi petunjuk awal yang dapat membantu keluarga menelusuri keberadaan adiknya.
“Saya mendapat kabar bahwa Yaya bekerja di perusahaan itu. Mereka sekarang memanggilnya Yaya,” katanya.
Keluarga kemudian mencoba menelusuri informasi tersebut melalui berbagai cara. Selain mencari data tambahan, keluarga juga berusaha menghubungi pihak-pihak yang diduga mengetahui keberadaan Yaya.
Ambon mengaku mengirimkan tautan berita mengenai hilangnya Yaya ke akun toko online yang diduga berkaitan dengan perusahaan tersebut. Langkah itu dilakukan agar pihak terkait mengetahui situasi yang sedang dialami keluarga.
Menurutnya, keluarga berharap pihak perusahaan dapat memberikan informasi jika memang mengetahui keberadaan Yaya.
Keluarga Siap Datangi Lokasi Perusahaan
Keluarga menegaskan akan terus melanjutkan pencarian hingga memperoleh kepastian mengenai keberadaan Yaya.
Ambon mengatakan dirinya siap mendatangi kantor perusahaan secara langsung apabila keluarga tidak memperoleh tanggapan atau penjelasan lebih lanjut.
“Kalau mereka tetap diam, saya akan datang langsung. Jika ada pihak yang memengaruhi Yaya sampai menjauh dari keluarga, saya juga akan mencari tahu siapa orang itu,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa keluarga hanya ingin memastikan kondisi Yaya dalam keadaan baik dan aman. Selain itu, keluarga juga berharap siapa pun yang mengetahui keberadaan Yaya dapat membantu menyampaikan informasi.
Polsek Muncang Perluas Upaya Pencarian
Setelah menerima laporan dari keluarga, Polsek Muncang mulai mengambil langkah awal untuk membantu proses pencarian. Aparat kepolisian berencana memperluas pencarian dengan membangun koordinasi bersama jaringan kepolisian di wilayah Jakarta Barat.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat proses penelusuran dan memperluas informasi terkait keberadaan Yaya. Keluarga menilai respons cepat dari aparat memberikan harapan baru dalam proses pencarian yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.
“Saya sangat mengapresiasi Polsek Muncang. Mereka langsung merespons laporan kami dan berjanji membantu mencari Yaya,” ujarnya.
Keluarga berharap proses pencarian dapat segera membuahkan hasil sehingga Yaya dapat kembali berkumpul bersama keluarga.Masyarakat juga diharapkan turut membantu apabila memiliki informasi terkait keberadaan Amaliah Wati. Dukungan dari berbagai pihak dinilai sangat penting untuk mempercepat proses pencarian.
(Redaksi).











