Selain itu, agenda besar lainnya adalah konsolidasi menyeluruh ke seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Proses ini mencakup pembinaan organisasi, penataan struktur, serta penguatan kepengurusan yang dinilai masih perlu ditingkatkan.
Langkah konsolidasi ini dipandang penting untuk memastikan seluruh lini organisasi berjalan selaras dan efektif dalam menjalankan program.
Penetapan kepemimpinan baru mendapat respons positif dari jajaran daerah. Ketua DPD Lebak, Emus, bersama Sekretaris DPD Kabupaten Tangerang, Abdul Nasir, menilai kehadiran pemimpin definitif menjadi kebutuhan mendesak.
Mereka melihat stabilitas organisasi akan lebih terjaga dengan kepemimpinan yang jelas, sekaligus mendorong efektivitas pelaksanaan program di lapangan.
Menjawab kepercayaan tersebut, Asep Pahrudin menyatakan kesiapan untuk langsung bergerak. Ia memastikan penyusunan struktur kepengurusan akan selesai sesuai tenggat waktu yang telah ditentukan.
“Ke depan, kita akan kedepankan semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Dengan sinergi yang solid antara DPP, DPW, dan DPD, saya yakin Badak Banten akan semakin kokoh dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Banten,” pungkas Asep Pahrudin.
Dengan waktu yang terbatas, kepemimpinan ini memasuki fase krusial. Kecepatan menyusun struktur serta efektivitas konsolidasi akan menjadi ukuran awal dalam menilai soliditas organisasi Badak Banten di bawah komando baru. (Red).
