SERANG, ARTISTIKNEWS.com – Organisasi Badak Banten tingkat wilayah memasuki babak baru setelah penetapan kepemimpinan terbaru. Forum konsolidasi yang melibatkan jajaran pusat hingga daerah menetapkan Asep Pahrudin sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badak Banten Provinsi Banten periode 2026–2030. Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan ini berlangsung di Rumah Makan Sari Kuring Indah, Serang, pada Sabtu (25/4/2026). Momentum tersebut tidak hanya menandai pergantian pucuk pimpinan, tetapi juga membuka fase awal pembenahan arah gerak organisasi di tingkat wilayah.
Ketua Umum Badak Banten, Tb. Ai, menegaskan bahwa proses penetapan telah mengikuti mekanisme resmi organisasi. Ia langsung menekankan pentingnya kecepatan kerja bagi kepengurusan baru agar roda organisasi tetap berjalan dinamis.
“Ketua DPW yang baru harus segera menyusun struktur kepengurusan dan program kerja. Batas waktunya maksimal 14 hari sejak hari ini agar organisasi tidak stagnan dan bisa langsung bekerja melayani masyarakat,” tegas Tb. Ai.
Arahan ini menegaskan bahwa peran kepemimpinan tidak berhenti pada simbol formal. Ketua DPW yang baru harus segera bergerak, terutama karena posisi wilayah memegang peran strategis sebagai penghubung kebijakan pusat dan implementasi di daerah.
Sebagai langkah awal, DPW akan segera menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil). Forum ini akan merumuskan prioritas program serta memperjelas arah kebijakan organisasi ke depan.
Selain itu, agenda besar lainnya adalah konsolidasi menyeluruh ke seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Proses ini mencakup pembinaan organisasi, penataan struktur, serta penguatan kepengurusan yang dinilai masih perlu ditingkatkan.
Langkah konsolidasi ini dipandang penting untuk memastikan seluruh lini organisasi berjalan selaras dan efektif dalam menjalankan program.
Penetapan kepemimpinan baru mendapat respons positif dari jajaran daerah. Ketua DPD Lebak, Emus, bersama Sekretaris DPD Kabupaten Tangerang, Abdul Nasir, menilai kehadiran pemimpin definitif menjadi kebutuhan mendesak.
Mereka melihat stabilitas organisasi akan lebih terjaga dengan kepemimpinan yang jelas, sekaligus mendorong efektivitas pelaksanaan program di lapangan.
Menjawab kepercayaan tersebut, Asep Pahrudin menyatakan kesiapan untuk langsung bergerak. Ia memastikan penyusunan struktur kepengurusan akan selesai sesuai tenggat waktu yang telah ditentukan.
“Ke depan, kita akan kedepankan semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Dengan sinergi yang solid antara DPP, DPW, dan DPD, saya yakin Badak Banten akan semakin kokoh dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Banten,” pungkas Asep Pahrudin.
Dengan waktu yang terbatas, kepemimpinan ini memasuki fase krusial. Kecepatan menyusun struktur serta efektivitas konsolidasi akan menjadi ukuran awal dalam menilai soliditas organisasi Badak Banten di bawah komando baru. (Red).

