Posted in

Penyuluh Agama KUA Muncang Hadiri Rapat P2SP SDN 1 Tanjungwangi

Redaksi, Artistik News
Ade Usep Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Muncang menghadiri rapat P2SP SDN 1 Tanjungwangi
Ade Usep A, S.E., Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Muncang, bersama peserta mengikuti rapat realisasi program P2SP di SDN 1 Tanjungwangi, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Rabu (2/9/2026). Dok ARTISTIKNEWS.

LEBAK | ARTISTIKNEWS.COM -Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Muncang, Ade Usep A, S.E., menghadiri rapat realisasi program P2SP di SDN 1 Tanjungwangi, Desa Tanjungwangi, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (2/9/2026).

Rapat berlangsung mulai pukul 08.00 WIB. Pihak sekolah menggelar musyawarah untuk membahas persiapan program pembangunan.

Peserta juga membentuk panitia untuk mendukung pelaksanaan program. Mereka membahas struktur kepanitiaan dan pembagian tugas.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur. Pihak sekolah, pemerintah desa, wali murid, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda mengikuti rapat bersama.

Ade Usep Tekankan Pentingnya Musyawarah

Ade Usep A, S.E. hadir sebagai Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Muncang. Ia mengikuti rangkaian musyawarah bersama peserta rapat.

Dalam kegiatan tersebut, Ade Usep menyoroti pentingnya komunikasi dan kebersamaan. Menurutnya, program yang berkaitan dengan pendidikan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya membahas pembangunan secara fisik. Musyawarah juga menjadi bagian penting untuk membangun kebersamaan antara sekolah, pemerintah desa, orang tua, dan masyarakat,” ujar Ade Usep.

Ia menilai komunikasi dapat membantu setiap pihak memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Ade Usep juga mengajak masyarakat menjaga hubungan baik selama proses program berlangsung.

“Kita harus mengedepankan komunikasi dan saling menghargai. Setiap pihak memiliki peran dalam mendukung program pendidikan, sehingga kebersamaan perlu terus kita jaga,” katanya.

Pendidikan Membutuhkan Dukungan Bersama

Menurut Ade Usep, pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah.

Orang tua dan masyarakat juga memiliki peran dalam mendukung lingkungan pendidikan. Pemerintah desa pun dapat memberikan dukungan sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku.

Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga komunikasi selama program P2SP berjalan.

“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, saya berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan sesuai dengan peran masing-masing dan tetap menjaga suasana yang kondusif,” tuturnya.

Ade Usep juga mengingatkan peserta agar mengutamakan musyawarah ketika menghadapi perbedaan pandangan.

Menurutnya, setiap persoalan dapat dibahas secara terbuka. Dengan begitu, pihak yang terlibat dapat mencari solusi bersama.

“Musyawarah seperti ini penting agar setiap persoalan dapat dibahas bersama. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa mencari jalan terbaik untuk kepentingan pendidikan dan anak-anak,” lanjutnya.

Sekolah Bahas Pembentukan Panitia

Selain membahas program P2SP, rapat juga membahas pembentukan panitia pembangunan.

Peserta menyusun beberapa bagian dalam struktur kepanitiaan. Struktur tersebut mencakup ketua, sekretaris atau bagian logistik, bendahara, kepala pelaksanaan, dan keamanan.

Pembagian tugas menjadi salah satu agenda penting dalam rapat. Setiap bagian nantinya menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.

Pihak sekolah berharap kepanitiaan dapat membantu koordinasi selama pelaksanaan program.

Rapat juga menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan masukan. Setiap unsur dapat memberikan pandangan sesuai kepentingan dan perannya.

Berbagai Unsur Hadiri Rapat

Kepala SDN 1 Tanjungwangi Udin Awaludin, S.Pd. hadir dalam kegiatan tersebut.

Bendahara sekolah Robi Hermawan dan seluruh dewan guru juga mengikuti rapat.

Kepala Desa Tanjungwangi Satria turut hadir bersama wali murid dan masyarakat.

Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda juga mengikuti musyawarah.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan perhatian masyarakat terhadap program pendidikan di SDN 1 Tanjungwangi.

Sekolah dan masyarakat dapat membangun komunikasi melalui forum seperti ini. Mereka juga dapat menyampaikan berbagai masukan sebelum program memasuki tahap pelaksanaan.

Robi Hermawan Ikuti Persiapan Program

Bendahara SDN 1 Tanjungwangi Robi Hermawan turut mengikuti pembahasan mengenai persiapan program.

Rapat menjadi bagian dari koordinasi antara pihak sekolah dan masyarakat.

Sekolah perlu memastikan setiap tahapan memiliki koordinasi yang jelas. Karena itu, peserta membahas struktur panitia serta tugas setiap bagian.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat membantu pelaksanaan program berjalan secara tertib.

Pihak sekolah juga berharap seluruh unsur tetap menjaga komunikasi hingga program selesai.

Hasil Musyawarah Disepakati Bersama

Setelah menyelesaikan pembahasan, peserta menyepakati hasil rapat bersama.

Mereka kemudian menandatangani berita acara sebagai bagian dari administrasi kegiatan.

Penandatanganan melibatkan Kepala SDN 1 Tanjungwangi Udin Awaludin, S.Pd., Ade Usep A, S.E., Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Muncang, Kepala Desa Tanjungwangi Satria, Tokoh Agama Ustadz Rajudin, tokoh masyarakat, dan perwakilan dewan guru Moch Ato Ilahi.

Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari tahapan persiapan program P2SP di SDN 1 Tanjungwangi.

Dorong Gotong Royong untuk Pendidikan

Rapat P2SP tersebut tidak hanya membahas aspek pembangunan. Kegiatan juga mempertemukan berbagai unsur dalam satu forum musyawarah.

Kehadiran Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Muncang memberikan perhatian pada pentingnya kebersamaan dalam kehidupan masyarakat.

Ade Usep berharap semua pihak dapat menjalankan perannya dengan baik.

Ia juga mendorong masyarakat menjaga semangat gotong royong. Menurutnya, dukungan terhadap pendidikan dapat dimulai melalui komunikasi dan kerja sama yang baik.

Pihak sekolah pun berharap program P2SP dapat berjalan sesuai rencana.

Dengan dukungan sekolah, pemerintah desa, orang tua, dan masyarakat, SDN 1 Tanjungwangi dapat terus meningkatkan lingkungan pendidikan bagi para siswa. (Red). 

Terbaru Lainnya

```

Konten ini dilindungi. Kalau mau pakai atau mengutip, silakan izin dulu ya