Upaya Menjaga Stabilitas Harga Telur
Pemerintah juga mengarahkan perhatian pada sektor peternakan, terutama untuk menjaga kestabilan harga telur dan produk unggas.
Menteri Amran mengatakan pihaknya menggandeng peternak dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk meningkatkan konsumsi masyarakat.
“Kami langsung telpon kepala BGN, menyampaikan kalau bisa dalam satu minggu biasanya konsumsi telur satu kali, bisa menjadi tiga kali termasuk ayam, sehingga harga mulai merangkak naik, dan itu kita sepakati semua,” tuturnya.
Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap peningkatan konsumsi mampu memperluas penyerapan hasil produksi peternak sekaligus menjaga keseimbangan harga di pasar.
Hilirisasi Hortikultura Terus Berjalan
Selain memperkuat produksi pangan, pemerintah juga melanjutkan program hilirisasi pada sejumlah komoditas hortikultura seperti kopi, kelapa, dan tebu.
Program tersebut berjalan bersamaan dengan berbagai bantuan yang pemerintah salurkan untuk mempercepat pembangunan sektor pertanian di sejumlah daerah.
Menteri Amran mengatakan pemerintah telah menjalankan program itu sejak 2025 dan akan melanjutkannya hingga 2027.
“Kami sudah lakukan bersama teman-teman di 2025, kita lanjutkan 2026 dan 2027. Total luasan untuk petani itu adalah 870 ribu hektare, termasuk tanah Papua, seluruh kabupaten di Papua,” jelasnya.
Bantuan untuk Petani Terus Bertambah
Pemerintah juga meningkatkan dukungan anggaran untuk sektor pertanian.
Menteri Amran menyebut pemerintah mengalokasikan bantuan Rp3,2 triliun pada tahun ini. Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp2 triliun.
“Kami berikan bantuan di sana tahun ini Rp3,2 triliun, tahun lalu Rp2 triliun, totalnya Rp5,5 triliun lebih. Kami laporkan kepada Bapak Presiden, beliau mengatakan ini lanjutkan bantuan ini. Ini bantuan langsung ke rakyat. Dan ini bantuan, hibah, traktor, kemudian sawah, bahkan dari beberapa provinsi meminta cetak sawah ditambah, termasuk Papua Barat dan lain-lain. Ini kita tambah,” pungkasnya.
Pemerintah terus memperkuat cadangan pangan, memperluas infrastruktur pertanian, dan menyalurkan bantuan kepada petani sebagai langkah menjaga ketahanan pangan nasional menghadapi tantangan iklim ke depan.
























