Fokus pada Pengembangan Industri
Program yang Presiden luncurkan memiliki nilai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun. Kawasan IWIP menjadi lokasi pelaksanaan rangkaian agenda tersebut.
Selain ekspor baterai kendaraan listrik, pemerintah juga mengagendakan pengoperasian komersial empat proyek industri.
Tujuh proyek industri baru turut masuk dalam rangkaian kegiatan. Presiden akan menandai dimulainya pembangunan proyek-proyek tersebut.
Dengan rangkaian agenda itu, kunjungan Presiden mencakup tiga kegiatan utama. Pertama, peluncuran ekspor perdana baterai kendaraan listrik.
Kedua, Presiden meresmikan pengoperasian komersial empat proyek industri. Ketiga, Presiden memulai pembangunan tujuh proyek industri baru di kawasan IWIP.
Seskab Teddy menyampaikan seluruh agenda tersebut sebagai bagian dari kunjungan Presiden ke Kabupaten Halmahera Tengah.
Rangkaian kegiatan itu berlangsung pada Kamis pagi, 8 Oktober 2026. Presiden bersama sejumlah menteri bertolak menuju Maluku Utara untuk mengikuti agenda tersebut.
Kawasan IWIP menjadi pusat pelaksanaan agenda hilirisasi yang Presiden hadiri. Nilai program mencapai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun.
Kunjungan tersebut sekaligus menghadirkan agenda ekspor perdana baterai kendaraan listrik. Presiden juga menjalankan agenda peresmian proyek dan memulai pembangunan proyek industri baru.











