LEBAK, ARTISTIKNEWS.COM – Pemerintah Desa Pasirnangka, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten, bersiap mendukung pendataan potensi ekonomi masyarakat untuk pengembangan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Pendataan tersebut mencakup kepemilikan kebun, lahan pertanian, hasil bumi, hingga jumlah warung kelontong.
Upaya itu mengemuka saat Ridho Alfariz, Manajer Kopdes Merah Putih wilayah Desa Pasirnangka, berkoordinasi dengan pemerintah desa di kantor desa setempat, Rabu (4/11/2026).
Koordinasi tersebut bertujuan menghimpun informasi mengenai sumber daya ekonomi masyarakat. Data itu nantinya menjadi bahan untuk mengenali peluang usaha yang berpotensi dikembangkan melalui koperasi.
Pemetaan Potensi Ekonomi Masyarakat
Ridho menaruh perhatian pada sejumlah sektor ekonomi yang berkembang di Desa Pasirnangka. Sektor pertanian dan perkebunan menjadi salah satu fokus pendataan, terutama terkait warga yang memiliki kebun atau lahan pertanian serta komoditas hasil bumi.
Selain itu, pengelola koperasi juga ingin mengetahui jumlah warung kelontong yang beroperasi di desa. Informasi tersebut diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai aktivitas perdagangan masyarakat.
Menurut Ridho, pendataan potensi desa perlu mencakup berbagai sektor ekonomi agar pengelola koperasi memiliki informasi yang lebih lengkap sebelum menentukan peluang usaha.
“Kami ingin mengetahui potensi yang ada di desa, mulai dari warga yang memiliki kebun atau lahan pertanian, jumlah warung kelontong, hingga hasil bumi yang dihasilkan masyarakat. Potensi tersebut nantinya bisa menjadi bahan untuk pengembangan unit usaha Koperasi Desa Merah Putih,” jelas Ridho.
Ia menjelaskan, hasil pendataan tersebut dapat membantu pengelola mengenali komoditas lokal yang tersedia di tengah masyarakat.
Dengan demikian, koperasi memiliki bahan pertimbangan untuk melihat kemungkinan pengembangan usaha yang berkaitan dengan hasil pertanian, perkebunan, maupun perdagangan.
Lebak Siapkan Pengembangan 77 Kopdes Merah Putih
Dalam kesempatan tersebut, Ridho juga menyampaikan rencana pengembangan Kopdes Merah Putih di Kabupaten Lebak.
Menurut keterangannya, sebanyak 77 koperasi desa direncanakan mulai beroperasi secara bertahap. Untuk Kecamatan Muncang, tahap awal akan dimulai dari Desa Muncang.
Ridho menyebut pemerintah merencanakan pembukaan koperasi tersebut pada November atau Desember 2026. Sementara itu, desa-desa lainnya akan mengikuti tahapan berikutnya.
“Untuk wilayah Kabupaten Lebak, rencananya ada 77 Kopdes Merah Putih yang akan mulai dibuka. Khusus Kecamatan Muncang, untuk tahap awal direncanakan satu Kopdes terlebih dahulu, yaitu Desa Muncang pada November atau Desember. Untuk desa lainnya akan menyusul pada tahapan berikutnya,” ungkap Ridho.
Rencana tersebut menunjukkan bahwa pengembangan koperasi di Kabupaten Lebak akan berlangsung secara bertahap.
Adapun untuk Kecamatan Muncang, Desa Muncang menjadi lokasi awal yang direncanakan Ridho. Selanjutnya, koperasi di desa lain akan mengikuti tahapan pengembangan sesuai rencana yang disampaikan.
Gas LPG dan Pupuk Masuk Rencana Usaha Koperasi
Selain menghimpun potensi pertanian, perkebunan, dan perdagangan, Ridho turut menjelaskan gambaran kegiatan usaha Kopdes Merah Putih.
Dalam penjelasannya, ia menyebut pengadaan sejumlah kebutuhan masyarakat, termasuk barang bersubsidi seperti gas LPG dan pupuk.
Kedua komoditas tersebut masuk dalam rencana pengadaan yang disampaikan Ridho saat berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Pasirnangka.
Namun, peluang usaha koperasi tidak hanya berkaitan dengan penyediaan barang kebutuhan masyarakat. Potensi hasil pertanian dan perkebunan juga menjadi perhatian dalam pemetaan ekonomi desa.
Melalui pendataan tersebut, pengelola koperasi dapat mengenali jenis komoditas yang dihasilkan masyarakat. Informasi itu sekaligus menjadi bahan pertimbangan untuk melihat peluang pemasaran produk lokal melalui koperasi.
Begitu pula dengan keberadaan warung kelontong. Data jumlah usaha perdagangan tersebut dapat memberikan gambaran mengenai aktivitas ekonomi masyarakat yang berkembang di Desa Pasirnangka.
Pemerintah Desa Pasirnangka Siapkan Data Pendukung
Koordinasi Ridho dengan pemerintah desa juga mendapat dukungan dari Sekretaris Desa Pasirnangka, Usman.
Usman menyampaikan kesiapan pemerintah desa untuk membantu menyediakan informasi mengenai masyarakat yang memiliki kebun, hasil pertanian, serta jumlah warung kelontong.
Menurutnya, data tersebut penting untuk memberikan gambaran mengenai potensi ekonomi yang dimiliki masyarakat Desa Pasirnangka.
“Kami akan memberikan data-data masyarakat yang mempunyai kebun, hasil pertanian, serta jumlah warung kelontong yang ada di Desa Pasirnangka. Dengan adanya data tersebut, diharapkan potensi yang dimiliki masyarakat bisa diketahui dan menjadi bahan pengembangan koperasi,” ujar Usman.
Pemerintah desa akan menyiapkan informasi sesuai kebutuhan pendataan yang disampaikan pengelola koperasi.
Keterlibatan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam proses tersebut karena informasi yang dibutuhkan berkaitan langsung dengan kondisi ekonomi warga.
Mulai dari kepemilikan kebun, komoditas hasil pertanian, hingga keberadaan warung kelontong akan menjadi bagian dari data yang dihimpun.
Data Masyarakat Menjadi Dasar Pemetaan Peluang Usaha
Pendataan potensi ekonomi Desa Pasirnangka menjadi langkah awal untuk mengenali sumber daya yang tersedia di lingkungan masyarakat.
Melalui informasi yang dihimpun pemerintah desa, pengelola Kopdes Merah Putih dapat memperoleh gambaran mengenai sektor usaha yang berpotensi dikembangkan.
Hasil pertanian dan perkebunan lokal menjadi salah satu perhatian karena komoditas tersebut berpeluang masuk dalam kegiatan pemasaran koperasi.
Selain itu, informasi mengenai usaha perdagangan skala masyarakat juga dapat membantu pengelola memahami kondisi ekonomi desa secara lebih menyeluruh.
Ridho dan Usman sepakat bahwa informasi dari pemerintah desa diperlukan untuk mendukung proses pemetaan tersebut.
Dengan adanya data yang lebih lengkap, pengelola koperasi dapat mempertimbangkan peluang usaha berdasarkan potensi yang benar-benar tersedia di masyarakat.
Pendataan ini sekaligus menjadi bagian dari koordinasi awal antara pengelola Kopdes Merah Putih dan Pemerintah Desa Pasirnangka dalam mengenali sumber daya ekonomi lokal. (Red).











