Ia menambahkan, kondisi geografis Grobogan didominasi lahan pertanian produktif. Wilayah ini bahkan menjadi salah satu penyangga pangan nasional. Oleh karena itu, pencarian lahan alternatif membutuhkan koordinasi lintas kementerian.
Upaya Cari Alternatif Lahan
Indri menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam. Saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai kementerian untuk mencari solusi terbaik. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menjajaki kemungkinan penggunaan lahan di luar kawasan pertanian dan kehutanan sosial.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan. Selanjutnya, kami akan melihat kemungkinan lahan di luar perhutanan sosial,” ungkapnya.
Hingga kini, Kabupaten Grobogan memang belum memiliki Sekolah Rakyat. Padahal, program ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama bagi keluarga dalam kategori Desil 1 dan 2 DTSEN.
Program yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut tidak hanya menyediakan pendidikan gratis. Lebih dari itu, program ini juga mendorong pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan orang tua siswa. (sumber: kemensoso.go.id).
