LEBAK, ARTISTIKNEWS.COM – Pelaku pencurian kembali beraksi di Desa Cikarang, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, pada Kamis (2/7/2026). Setelah mengincar Kantor Desa Cikarang, pelaku kembali menyasar SDN Cikarang. Pelaku membawa kabur satu unit laptop dan satu unit infocus milik sekolah. Akibat kejadian itu, pihak sekolah memperkirakan kerugian mencapai sekitar Rp15 juta.
Pihak sekolah langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada Polsek Muncang. Polisi kemudian bergerak ke lokasi untuk memulai penyelidikan.
Kronologi Pencurian
Kepala SDN Cikarang, Saepur, membenarkan peristiwa pencurian tersebut kepada awak media.
Saepur menjelaskan, pelaku masuk ke dalam gedung sekolah melalui pintu depan. Pelaku membongkar selot pengunci sebelum memasuki ruangan penyimpanan inventaris.
Saat memeriksa ruangan, pihak sekolah melihat gembok masih utuh. Namun, satu unit laptop dan satu unit infocus sudah tidak berada di tempatnya.
Pihak sekolah kemudian memeriksa seluruh ruangan untuk memastikan kondisi inventaris lainnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan pelaku hanya membawa dua barang tersebut.
“Pelaku diduga masuk melalui pintu depan dengan membongkar selot pengunci. Anehnya, gembok masih dalam kondisi utuh, tetapi saat kami memeriksa ruangan, satu unit laptop dan satu unit infocus sudah tidak ada di tempat,” ujar Saepur.
Sekolah Hitung Nilai Kerugian
Pihak sekolah langsung mendata seluruh inventaris setelah mengetahui adanya pencurian. Pendataan itu sekaligus menjadi dasar laporan kepada pihak kepolisian.
Saepur memperkirakan nilai kerugian mencapai sekitar Rp15 juta. Menurutnya, laptop dan infocus tersebut selama ini membantu guru menjalankan kegiatan belajar mengajar.
“Kerugian sementara kami perkirakan sekitar Rp15 juta. Barang yang hilang merupakan inventaris sekolah yang digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Kami berharap pihak kepolisian segera mengungkap pelaku dan barang-barang yang hilang dapat ditemukan kembali agar kegiatan di sekolah tidak terganggu,” kata Saepur.
Pihak sekolah berharap polisi segera menangkap pelaku. Sekolah juga berharap polisi menemukan kembali barang inventaris tersebut agar proses belajar mengajar kembali berjalan normal.
Polisi Turun ke Lokasi
Kapolsek Muncang, IPTU Deni Kusnadi, membenarkan bahwa Polsek Muncang menerima laporan pencurian di SDN Cikarang.
Setelah menerima laporan, anggota Polsek Muncang langsung mendatangi lokasi. Polisi menggelar olah TKP, memeriksa kondisi ruangan, meminta keterangan para saksi, dan mengumpulkan petunjuk.
“Benar, kami telah menerima laporan terkait dugaan pencurian yang terjadi di SDN Cikarang. Saat ini anggota kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari para saksi, serta melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait peristiwa ini agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Kami akan berupaya maksimal untuk mengungkap kasus ini secepatnya,” ujar IPTU Deni Kusnadi.
Penyelidikan Terus Berjalan
Polsek Muncang terus mengembangkan penyelidikan. Penyidik memeriksa setiap petunjuk yang ditemukan di lokasi dan menelusuri keberadaan laptop serta infocus yang hilang.
Polisi juga mengajak masyarakat memberikan informasi apabila mengetahui pelaku atau keberadaan barang tersebut. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap kasus ini.
Di sisi lain, SDN Cikarang berharap polisi segera menyelesaikan penyelidikan. Sekolah ingin kegiatan belajar mengajar kembali berjalan tanpa kendala setelah barang inventaris tersebut kembali.
Hingga berita ini ditulis, Polsek Muncang masih mengumpulkan keterangan saksi dan melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian. (Red).
























