Program Ramadan Menjadi Agenda Tahunan
Kegiatan santunan anak yatim selama Ramadan disebut telah menjadi agenda rutin organisasi. Melalui program tersebut, PPWI berupaya menjaga keberlanjutan kegiatan sosial yang langsung menyentuh masyarakat.
Ambon berharap jumlah penerima manfaat pada tahun berikutnya dapat bertambah sehingga jangkauan program semakin luas. Keberlanjutan kegiatan seperti ini dinilai penting karena kebutuhan masyarakat juga terus berkembang.
Selain itu, kehadiran organisasi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan dampak sosial yang nyata.
Warga Menyampaikan Rasa Syukur
Penerima bantuan dan keluarga yang hadir menyambut kegiatan tersebut dengan rasa syukur.
Iim, salah satu orang tua penerima manfaat, mengaku terbantu dengan adanya santunan yang diberikan.
“Saya berterima kasih kepada PPWI DPC Kabupaten Lebak dan para donatur yang telah membantu anak-anak yatim di Kecamatan Muncang. Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan mereka,” ucapnya.
Ungkapan tersebut mencerminkan bahwa perhatian yang diberikan tidak hanya membantu kebutuhan penerima, tetapi juga memberikan semangat bagi keluarga.
Kehadiran langsung pengurus organisasi di tengah masyarakat turut memperkuat hubungan sosial yang terjalin selama kegiatan berlangsung.
Dorong Kepedulian Masyarakat Terhadap Anak Yatim
Melalui kegiatan ini, PPWI berharap budaya berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat.
Program santunan tidak hanya dimaknai sebagai bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan sosial yang lebih peduli terhadap sesama.
Ramadan juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan gotong royong.
Dengan keterlibatan berbagai pihak, kegiatan sosial seperti ini diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak elemen masyarakat agar ikut berkontribusi membantu kelompok yang membutuhkan. (Red-AN).











