JAKARTA, ARTISTIKNEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan agar memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak El Niño pada tahun 2026.
BMKG menilai langkah antisipasi perlu dimulai lebih awal. Pasalnya, fenomena iklim tersebut berpotensi memengaruhi sejumlah sektor penting, mulai dari pertanian, ketersediaan air, kesehatan masyarakat, hingga stabilitas ekonomi daerah.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber pada Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak Fenomena El Niño dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memimpin kegiatan tersebut. Selain itu, sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kepala BNPB Suharyanto, Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, perwakilan Kemenko PMK, Kantor Staf Presiden (KSP), pimpinan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan dari berbagai wilayah Indonesia.
BMKG Catat El Niño Berpotensi Menguat
Dalam pemaparannya, Faisal menjelaskan perkembangan terbaru fenomena El Niño tahun 2026 beserta dampaknya terhadap kondisi iklim nasional.
























