Posted in

Menag Ajak Perkuat Persatuan Lewat Zikir dan Doa Kebangsaan Pembuka HUT Ke-81 RI

Redaksi, Artistiknews
Menteri Agama Nasaruddin Umar menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan HUT Ke-81 RI di Monas.
Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri sebuah acara, Minggu (2/8/2026). Foto: Youtube Sekretariat Presiden.

JAKARTA, ARTISTIKNEWS.COM – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, dan merawat harmoni sebagai bagian dari upaya mengisi kemerdekaan Indonesia. Pesan tersebut ia sampaikan saat pemerintah menggelar Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026) malam, sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menag: Kemerdekaan Perlu Dijaga dengan Doa dan Pengabdian

Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak hanya lahir dari pembangunan fisik. Menurutnya, doa, akhlak yang mulia, dan kerukunan antarsesama juga menjadi fondasi penting dalam menjaga Indonesia.

“Dengan zikir kita menumbuhkan hati, dengan doa kita mengetuk langit, dan dengan kerja serta pengabdian kita membangun bumi. Sekitar 100 ribu peserta zikir dan doa malam ini datang dari berbagai wilayah, dari berbagai agama, bersama-sama berdoa untuk negeri,” ujar Nasaruddin.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat terus menjaga semangat kebersamaan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.

Lebih dari 100 Ribu Jemaah Hadiri Doa Kebangsaan

Pemerintah menggelar kegiatan tersebut di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Lebih dari 100.000 jemaah menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai rangkaian pembuka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Panitia membuka acara dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, Muhammad Zian Fahrezi, Juara I Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) International Al-Ameed ke-3 Karbala di Irak Tahun 2026, membacakan Surat Ar-Rahman ayat 1 sampai 14.

Rangkaian tersebut menjadi bagian dari refleksi bersama untuk mengenang perjuangan para pendiri bangsa sekaligus memperkuat komitmen mengisi kemerdekaan.

Tokoh Lintas Agama Pimpin Doa Bersama

Panitia kemudian menggelar doa kebangsaan lintas agama. Enam tokoh agama memimpin doa secara bergantian sesuai keyakinan masing-masing.

Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty memimpin doa bagi umat Kristen Protestan. Selanjutnya, Romo Fransiskus Yance Sengga, S.Fill.Lic.Th. memimpin doa bagi umat Katolik.

Berikutnya, Pinandita Gede Pastika memimpin doa umat Hindu. Bhikku Bhadranatha, Thera memimpin doa umat Buddha. Xs. Budi S. Tanuwibowo memimpin doa umat Konghucu. H. Husni Ismail menutup doa lintas agama untuk umat Islam.

Melalui doa tersebut, para tokoh agama memanjatkan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia sekaligus memohon kedamaian, persatuan, dan kekuatan bagi bangsa dalam mewujudkan cita-cita nasional.

Selawat Kebangsaan Lengkapi Rangkaian Acara

Suasana khidmat berlanjut ketika Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf memimpin Selawat Kebangsaan bersama ribuan jemaah yang memadati kawasan Monas.

Sebelum acara utama dimulai, panitia lebih dahulu menggelar pembacaan Khotmil Qur’an yang dipimpin Dr. KH. Rijal Ahmad Rangkuti. Setelah itu, Ust. H. Muzakkir Abd Rahman, MA memimpin Doa Khotmil Qur’an.

Sejumlah Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih serta tokoh lintas agama juga menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pembukaan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

Sumber Artikel:

  • Kementerian Agama Republik Indonesia.
  • Rilis resmi Zikir dan Doa Kebangsaan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (1/8/2026).
Bagikan Artikel

Terbaru Lainnya

```

Konten ini dilindungi. Kalau mau pakai atau mengutip, silakan izin dulu ya