Laporan dari Daerah Dinilai Lebih Cepat Diterima
Selain mempercepat arus komunikasi, teknologi menurut Presiden juga membantu pemerintah menangani persoalan masyarakat secara lebih efisien.
Ia menilai perkembangan platform digital memungkinkan laporan dari berbagai daerah langsung diterima sehingga penanganan dapat dilakukan dalam waktu yang lebih singkat.
“Teknologi bisa berbuat itu. Kesulitan di satu desa, di Nias, langsung, dan itu kita selesaikan dalam waktu cepat,” kata Presiden.
Kecepatan akses informasi tersebut, menurutnya, dapat membantu proses pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Selain itu, pemerintah juga memiliki peluang lebih besar untuk mengetahui kebutuhan masyarakat secara langsung tanpa hambatan geografis yang selama ini sering menjadi kendala.
Presiden Ingatkan Dampak Negatif Teknologi
Meski melihat banyak manfaat, Presiden mengingatkan bahwa perkembangan teknologi juga membawa tantangan yang perlu diperhatikan secara serius.
Ia menilai teknologi tidak selalu menghasilkan dampak positif apabila penggunaannya tidak dilakukan secara bijaksana.
Dalam sambutannya, Presiden mencontohkan teknologi nuklir yang memiliki manfaat besar dalam berbagai sektor seperti energi, kesehatan, hingga pertanian. Namun di sisi lain, teknologi tersebut juga memiliki potensi risiko yang besar.
“Tapi kita tahu juga teknologi juga belum tentu selalu positif bagi manusia. Sekarang kita lihat, nuklir di suatu pihak luar biasa bisa membantu manusia. Energi yang sangat murah, energi yang relatif bersih. Nuklir untuk medis, nuklir untuk pertanian, iya. Tapi nuklir bisa menghabiskan peradaban manusia langsung,” tuturnya.
Menurut Presiden, perkembangan ilmu pengetahuan perlu berjalan seiring dengan tanggung jawab dalam penggunaannya.
























