Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk menambah pengetahuan sekaligus memperluas jaringan antardaerah.
“Kesan kami, kami rasa bangga karena adanya kegiatan kontak tani ini, KTNA ya. KTNA ini bisa menjadi motivasi bagi kami, khususnya di timur,” ujar Petrus.
Ia menambahkan bahwa pihaknya sengaja membawa petani agar memperoleh pengalaman baru dari peserta lain yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Kami membawa petani untuk mereka belajar, supaya mereka juga bisa sama dengan saudara-saudara lain di Indonesia,” tutur Petrus.
PENAS XVII Jadi Ruang Belajar Bersama
PENAS XVII tidak hanya menghadirkan agenda seremonial. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah pembelajaran bagi peserta dari berbagai wilayah Indonesia.
Melalui kegiatan itu, petani dapat bertukar pengalaman, memperluas wawasan, serta mengenal berbagai perkembangan di bidang pertanian dan agribisnis.
Selain itu, pertemuan nasional seperti PENAS juga membuka kesempatan bagi peserta untuk memperkuat jejaring antardaerah sehingga pengalaman dan praktik pertanian dari berbagai wilayah dapat saling dibagikan.
