Posted in

DPR RI Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Ini Profil Pendidikan dan Jejak Kariernya

Ambon, Artistik News
Teks Foto: Komjen Suyudi Ario Seto calon Kapolri mengikuti uji kelayakan di DPR RI
Ketua DPR RI Komisi lll Habiburokhman, menyampaikan keterangan dalam rapat paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Keterangan foto ditingkatkan menggunakan AI. (Sumber: YouTube DPR RI) (Istimewa)

JAKARTA | ARTISTIKNEWS.COM – DPR RI menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Persetujuan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna ke-8 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan. Kamis (1/10/2026).

Keputusan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Sebelum dibawa ke rapat paripurna, Komisi III DPR RI telah menjalankan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap Suyudi.

Dalam rapat paripurna, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman terlebih dahulu menyampaikan laporan hasil pembahasan mengenai usulan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri serta hasil uji kelayakan terhadap Suyudi.

“Komisi III DPR RI telah secara aklamasi, menyepakati dan menyetujui Saudara Komjen Pol Suyudi Ario Seto untuk menjadi Kapolri dan memberhentikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,” kata Habiburokhman.

DPR Menyetujui Pengangkatan Suyudi

Setelah laporan Komisi III disampaikan, Ketua DPR RI Puan Maharani mengambil alih jalannya rapat. Ia kemudian meminta persetujuan anggota DPR yang hadir mengenai pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri.

“Kami meminta persetujuan pengangkatan Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, apakah dapat disetujui?” tanya Puan.

“Setuju,” jawab anggota Dewan.

Persetujuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses pergantian Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri. Sebelumnya, pimpinan DPR menerima surat Presiden Prabowo Subianto terkait usulan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri pada 30 September 2026.

Suyudi Ario Seto Lahir di Pandeglang

Di balik proses pergantian Kapolri tersebut, sosok Suyudi Ario Seto memiliki perjalanan panjang di lingkungan kepolisian. Ia lahir di Pandeglang, Banten, pada 14 Juli 1973.

Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994. Setelah menyelesaikan pendidikan kepolisian tersebut, ia melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003.

Karier pendidikannya kemudian berlanjut melalui Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri pada 2018. Selain pendidikan kepolisian, Suyudi juga tercatat menempuh pendidikan magister Kajian Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia.

Berdasarkan data pendidikan yang dikutip dalam profilnya, Suyudi tercatat masuk sebagai mahasiswa pada 1 September 2008 dan menyelesaikan pendidikan pada semester ganjil 2010/2011.

Mengawali Karier dari Bidang Reserse

Perjalanan Suyudi di tubuh Polri juga banyak berkaitan dengan bidang reserse. Kariernya diawali sebagai penyidik di lingkungan Polda Metro Jaya sebelum kemudian mendapatkan berbagai penugasan di tingkat kepolisian daerah maupun pusat.

Sejumlah jabatan operasional pernah dipercayakan kepadanya. Di antaranya Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kanit Jatanras Polda Metro Jaya, serta Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Polres Metro Jakarta Barat.

Suyudi juga pernah menjabat sebagai Kanit Resmob Bareskrim Polri. Selanjutnya, ia dipercaya menjadi Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada 2011 dan Kapolsek Metro Tanah Abang pada 2012.

Pada 2014, Suyudi mendapat tugas sebagai Kasubbid Paminal Bidang Propam Polda Metro Jaya. Pada tahun yang sama, ia kemudian dipercaya memimpin Polres Majalengka.

Setahun berikutnya, ia menjabat Kapolres Bogor. Pada 2016, perjalanan kariernya berlanjut sebagai Wakapolres Metro Jakarta Barat dan Kapolresta Bogor Kota.

Pernah Memimpin Polda Banten

Memasuki 2017, Suyudi dipercaya sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat. Setelah itu, ia mendapat penugasan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.

Kariernya terus berkembang. Pada 2019, Suyudi menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Setahun kemudian, ia dipercaya sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dan Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.

Pada 2023, Suyudi mendapat kepercayaan sebagai Wakapolda Metro Jaya. Setahun berselang, ia menjadi Kapolda Banten pada 2024. Posisi tersebut menempatkannya kembali di wilayah yang menjadi daerah kelahirannya, yakni Provinsi Banten.

Setelah bertugas sebagai Kapolda Banten, Suyudi mendapat penugasan sebagai Pati Bareskrim Polri dalam penugasan luar struktur pada 2025.

Dari Kepala BNN Menuju Kursi Kapolri

Perjalanan berikutnya membawa Suyudi ke Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia dilantik sebagai Kepala BNN RI pada 25 Agustus 2025 dan menjalankan tugas tersebut hingga proses pencalonannya sebagai Kapolri pada 2026.

Dengan pengalaman panjang tersebut, Suyudi kemudian menjadi calon tunggal Kapolri yang menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI pada 1 Oktober 2026.

Dalam proses tersebut, Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi secara aklamasi. Hasil itu kemudian dibawa ke rapat paripurna hingga akhirnya DPR RI menyatakan persetujuan atas pengangkatannya sebagai Kapolri untuk menggantikan Listyo Sigit Prabowo.

Dengan demikian, perjalanan Suyudi menuju posisi pucuk pimpinan Polri mencakup pengalaman panjang mulai dari fungsi reserse, sejumlah jabatan kewilayahan, kepemimpinan di Polda Metro Jaya dan Polda Banten, hingga memimpin BNN.

Sumber: YouTube DPR RI, 

Terbaru Lainnya

```

Konten ini dilindungi. Kalau mau pakai atau mengutip, silakan izin dulu ya