Di lokasi berbeda, pelaku juga membawa barang inventaris milik SD Negeri 1 Cikarang. Pihak sekolah mencatat kehilangan satu unit laptop dan satu unit infocus.
Sekolah memperkirakan nilai kerugian mencapai sekitar Rp15 juta. Selain menimbulkan kerugian, hilangnya perangkat tersebut turut memengaruhi sarana pendukung kegiatan belajar mengajar.
Polisi Kembangkan Penyelidikan
Polsek Muncang terus melanjutkan proses penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian. Petugas memeriksa setiap petunjuk yang ditemukan di lokasi dan menelusuri keberadaan barang-barang yang hilang.
Aipda Dani menegaskan pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut hingga menemukan titik terang.
“Saat ini kami masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta menelusuri barang-barang yang hilang. Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor kepada pihak kepolisian. Setiap informasi yang diberikan masyarakat akan sangat membantu proses pengungkapan kasus ini,” tutup Aipda Dani.
Sampai berita ini diterbitkan, Polsek Muncang masih menjalankan proses penyelidikan.
Kepolisian berharap dapat segera mengungkap pelaku sehingga barang inventaris yang hilang bisa ditemukan kembali. Selain itu, polisi juga berharap pelayanan di Kantor Desa Cikarang dan kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 1 Cikarang kembali berjalan normal. (Red-AN).
























