Kesbangpol Gelar Pembinaan Dua Tahap
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Lebak Sukanta menjelaskan bahwa program pembinaan ormas menjadi agenda rutin tahunan pemerintah daerah.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan dibagi ke dalam dua gelombang agar seluruh organisasi masyarakat dapat mengikuti pembinaan secara menyeluruh.
“Kami ingin ormas bersinergi dengan pemerintah, bukan menjadi rival. Suasana kondusif hanya tercipta dengan kerja sama semua pihak,” tegas Sukanta.
Ia menjelaskan, pemerintah ingin menciptakan hubungan yang harmonis antara organisasi masyarakat dan pemerintah daerah agar berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
Satgas Dibentuk untuk Pengawasan Organisasi
Selain melaksanakan pembinaan, Kesbangpol Kabupaten Lebak juga membentuk Satuan Tugas Pemberantasan Premanisme dan Ormas Bermasalah.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap aktivitas organisasi agar tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Sukanta menjelaskan pengawasan tersebut bertujuan memastikan setiap organisasi menjalankan kegiatan secara positif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami menekankan agar ormas menjalankan program kerja secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Sukanta.
Melalui pembinaan tersebut, pemerintah daerah berharap organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Lebak dapat berkembang sebagai mitra strategis pembangunan.
Selain berfungsi sebagai wadah sosial, ormas juga diharapkan mampu membantu pemerintah menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (Red-AN).











