ArtistikNews
Posted in

Wabup Serang Minta Pemdes Tetap Maksimalkan Pelayanan Meski Fiskal Terbatas

Wabup Serang Minta Pemdes Tetap Maksimalkan Pelayanan Meski Fiskal Terbatas
Wabup Serang Muhammad Najib Hamas membuka workshop pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Serang. (Istimewa)

Penguatan SDM Dinilai Jadi Kebutuhan Penting

Najib Hamas mengakui pengelolaan keuangan desa masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian ialah kualitas sumber daya manusia yang belum merata.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu titik yang perlu diperkuat agar pengelolaan keuangan desa berjalan lebih baik.

“Sehingga workshop ini menjadi bagian dari solusi untuk meningkatkan kapasitas SDM kita menjadi lebih baik,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Banten Rusdy Sofyan menyebut workshop tersebut bertujuan meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan serta pembangunan desa.

Menurut Rusdy, sejumlah narasumber juga akan memberikan materi dan berbagi pengalaman terkait persoalan yang muncul di desa.

“Ini ada beberapa narasumber, nanti akan memberikan sharing ilmu pengetahuan. Nanti tim Bu Annisa itu mungkin bisa nanti memberikan masukan supaya di bawa ketingkat pusat permasalahan apa yang masih mengganjal di desa,” ujarnya.

BPKP Soroti Tantangan Pengelolaan Desa

Rusdy juga menyoroti beberapa persoalan yang diperkirakan berpengaruh terhadap pengelolaan desa dalam beberapa tahun ke depan.

Ia mencontohkan kondisi fiskal saat ini yang diperkirakan dapat berdampak hingga lima sampai enam tahun mendatang.

Selain itu, ia juga menyinggung keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berada di bawah naungan Kementerian Koordinator Pangan.

“Makanya ini mungkin menarik nanti, bagaimana kelanjutan dari program-program bapak presiden,” ujarnya.

Rusdy menambahkan aparatur desa di Kabupaten Serang juga masih membutuhkan peningkatan kapasitas di beberapa sektor.

Menurutnya, penggunaan aplikasi desa dalam pengelolaan keuangan membutuhkan kedisiplinan serta konsistensi dari para pengguna.

“Tadi pak wakil sudah sampaikan, mengenai SDM, mengenai pengelolaan dibantu dengan aplikasi desa itu tinggal ketaatan kedisiplinan melakukan entry, pertanggungjawaban. Itu yang nanti kita sampaikan di workshop ini,” terangnya.

Workshop tersebut juga dihadiri Inspektur Kabupaten Serang Sugi Hardono, para camat, perwakilan pemerintah desa, dan jajaran Perwakilan BPKP Provinsi Banten.

Terbaru Lainnya

Artikel Pilihan

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten ini dilindungi. Kalau mau pakai atau mengutip, silakan izin dulu ya

error: Content is protected !!