Posted in

Kuasa Hukum Beberkan Kronologi Versi Uun Usai Lapor ke Polda Banten, dr. Juwita Bantah Keterlibatan

Ambon, Artistik News
Sejumlah advokat, perwakilan LSM, organisasi kemasyarakatan, dan insan media berfoto bersama usai mendampingi pelaporan dugaan penganiayaan terhadap Fam Fuk Tjhong alias Uun di Polda Banten.
Sejumlah advokat bersama perwakilan LSM, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan insan media berfoto bersama usai mendampingi pelaporan dugaan penganiayaan terhadap Fam Fuk Tjhong alias Uun di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten. Sumber Foto: Dokumentasi Tim Kuasa Hukum (Istimewa).

Polda Banten Lanjutkan Penyelidikan

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea membenarkan bahwa penyidik Ditreskrimum Polda Banten tengah menangani laporan tersebut.

Penyidik kini mengumpulkan alat bukti, meminta hasil visum et repertum terhadap pelapor, serta memeriksa saksi yang mengetahui, melihat, maupun mendengar dugaan peristiwa tersebut.

Selain itu, penyidik menerapkan metode Scientific Crime Investigation untuk menguji seluruh fakta secara objektif sebelum mengambil langkah hukum berikutnya.

Hingga berita ini ditulis, penyidik belum menetapkan tersangka karena proses penyelidikan masih berlangsung.

dr. Juwita Wulandari Sampaikan Klarifikasi

Di tengah proses penyelidikan, Ketua DPRD Kabupaten Lebak, dr. Juwita Wulandari, menggelar konferensi pers bersama kuasa hukumnya, Dr. (HC) Acep Saepudin.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Juwita membantah tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan penculikan maupun dugaan pengeroyokan terhadap Uun.

“Saya tegaskan kabar tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyuruh orang maupun kelompok orang untuk melakukan tindakan kekerasan tersebut,” tegas dr. Juwita.

Ia juga menjelaskan bahwa dirinya memang sempat menerima pesan WhatsApp dari Uun sebelum kejadian. Namun, menurut keterangannya, pesan tersebut hanya dibicarakan bersama suaminya dan tidak diteruskan kepada pihak lain maupun menjadi dasar untuk memerintahkan siapa pun.

Kuasa Hukum dr. Juwita Hormati Proses Hukum

Kuasa hukum dr. Juwita Wulandari, Dr. (HC) Acep Saepudin, menyampaikan bahwa pihaknya menghormati langkah hukum yang ditempuh Uun dengan melaporkan perkara tersebut ke Polda Banten.

Menurut Acep, penyelidikan yang dilakukan kepolisian penting untuk mengungkap seluruh fakta sehingga tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru.

“Kami mendukung langkah Pak Uun melaporkan perkara ini ke Polda Banten supaya seluruh fakta menjadi terang dan tidak menimbulkan fitnah kepada pihak mana pun,” ujar Acep.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Sampai berita ini diterbitkan, penyidik Ditreskrimum Polda Banten terus mengumpulkan alat bukti, hasil visum, dan keterangan para saksi.

Perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan sehingga kepolisian belum menetapkan tersangka.

Media ini akan terus mengikuti perkembangan perkara dan memberikan ruang kepada seluruh pihak untuk menyampaikan keterangannya sesuai prinsip keberimbangan, asas praduga tak bersalah, dan Kode Etik Jurnalistik.

 

Penulis: Red-AN

Editor: Redaksi ArtistikNews.com

Sumber: Konferensi Pers Tim Kuasa Hukum Fam Fuk Tjhong alias Uun, Keterangan Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea, dan Klarifikasi Ketua DPRD Kabupaten Lebak dr. Juwita Wulandari.

Jumlah Pengunjung 86

Berita Terbaru

Terbaru Lainnya

Presiden Prabowo memberikan taklimat kepada 800 perwira tinggi TNI-Polri

Prabowo Beri Taklimat kepada 800 Perwira Tinggi TNI-Polri di Istana

Dua terduga pelaku diamankan polisi dalam pengungkapan dugaan tindak pidana narkoba di Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak.

Kapolsek Muncang Ungkap Dugaan Peredaran Narkoba, Dua Orang Diamankan

Teks Foto: Komjen Suyudi Ario Seto calon Kapolri mengikuti uji kelayakan di DPR RI

DPR RI Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Ini Profil Pendidikan dan Jejak Kariernya

Laron berkerumun di sekitar lampu rumah pada malam hari

Laron Masuk Rumah Kerap Dikaitkan dengan Mitos, Begini Penjelasan di Baliknya

Camat Muncang Endih Sunardi menghadiri tasyakuran pembangunan jalan rabat beton Gunung Kantong Kampung Palendeng

Camat Muncang Apresiasi Warga Palendeng, Jalan Rabat Beton Gunung Kantong Sepanjang 1.350 Meter Rampung

```

Konten ini dilindungi. Kalau mau pakai atau mengutip, silakan izin dulu ya